Pramono Tinjau Pengerukan Kali Cakung Lama Rawa Indah Jakarta Utara

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Jan 2026, 10:44
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (Ntvnews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meninjau langsung proses pengerukan Kali Cakung Lama di kawasan Rawa Indah, Jalan Lestari VII, Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Selasa, 27 Januari 2026.

Dalam keterangannya di lokasi, Pramono menyampaikan bahwa normalisasi Kali Cakung Lama akan terus dilanjutkan hingga tuntas. Proyek ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2027 agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

"Saat ini kita berada di Kali Cakung Lama Rawa Indah, Cilincing, Jakarta Utara. Seperti yang saya sampaikan minggu lalu, bahwa kita akan melakukan meneruskan normalisasi Sungai Cakung Lama ini dan mudah-mudahan sampai dengan akhir tahun 2027 selesai," ucap Pramono.

Pramono Anung <b>(Ntvnews.id/Adiansyah)</b> Pramono Anung (Ntvnews.id/Adiansyah)

Ia menjelaskan, panjang total Kali Cakung Lama mencapai sekitar 8,5 kilometer, dengan volume pengerukan kurang lebih 45.000 meter kubik, yang terbagi dalam 17 segmen pengerjaan. Salah satu fokus utama adalah mengatasi titik penyempitan (bottleneck) di bagian hilir, tepatnya di Sungai Begog.

Di lokasi tersebut, lebar sungai yang sebelumnya hanya sekitar dua meter akan diperlebar secara signifikan hingga 15 meter atau lebih, demi memperlancar aliran air menuju muara.

"Kenapa itu kami lakukan? Karena memang lebih baik di muaranya itu apa lebih lebar," ucapnya.

Pengerukan kali Cakung Lama <b>(Ntvnews.id/Adiansyah)</b> Pengerukan kali Cakung Lama (Ntvnews.id/Adiansyah)

Normalisasi Kali Cakung Lama diharapkan mampu mengurangi risiko genangan di sejumlah kawasan Jakarta Utara, seperti Kelapa Gading, Sukapura, Cilincing, Semper, hingga Semper Barat. Meski demikian, Pramono mengakui bahwa secara tata ruang, Jakarta tidak mungkin sepenuhnya bebas dari genangan.

"Jadi saya harus menyampaikan apa adanya, tetapi inilah salah satu solusi jangka menengah yang kami lakukan untuk mengatur banjir yang selama ini terjadi di Jakarta," ujarnya.

Selain upaya normalisasi sungai, Pemprov DKI Jakarta juga terus menjalankan penanganan banjir terpadu, mulai dari Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk jangka pendek, hingga proyek besar jangka panjang seperti NCICD.

"Termasuk penyelesaian Giant Sea Wall, NCICD dan sebagainya itu tetap harus dilakukan untuk di Jakarta," tutup Pramono Anung.

x|close