Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengundang Hungaria untuk bergabung dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza sebagai salah satu anggota pendiri, demikian disampaikan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban.
Melalui platform media sosial X, Orban menuliskan, “Bersama Presiden Trump datang perdamaian. Surat lainnya telah tiba. Upaya Hungaria untuk perdamaian diakui,” tulis Orban melalui platform media sosial X pada Minggu, 18 Januari 2026.
Saat mengonfirmasi keterlibatan Budapest dalam inisiatif tersebut, Orban menyatakan bahwa pemerintah Hungaria telah menerima undangan yang disampaikan oleh Trump.
“Presiden Trump telah mengundang Hungaria untuk bergabung dalam kerja Dewan Perdamaian sebagai anggota pendiri. Tentu saja, kami menerima undangan terhormat ini,” tambahnya.
Baca Juga: Istana Pastikan Belum Ada Kepastian Pertemuan Prabowo dengan Donald Trump di WEF Davos
Gedung Putih sebelumnya, dalam pernyataan, Jumat, 16 Januari 2026, mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian yang akan berperan penting dalam merealisasikan 20 poin rencana Trump untuk mengakhiri perang Israel di Gaza secara permanen sekaligus membangun kembali wilayah tersebut.
Dewan Perdamaian itu juga disebut akan menjalankan fungsi pengawasan strategis, menggalang sumber daya internasional, serta memastikan akuntabilitas dalam proses transisi Gaza dari situasi konflik menuju perdamaian dan pembangunan.
Ilustrasi - Jalur Gaza setelah gencata senjata. ANTARA/Anadolu/py. (Antara)
Selain itu, Amerika Serikat turut membentuk Komite Nasional untuk Administrasi Gaza guna melaksanakan tahap kedua dari Rencana Komprehensif Trump untuk Mengakhiri Konflik Gaza. Struktur tersebut mencakup Dewan Eksekutif pendiri serta Dewan Eksekutif Gaza yang bertugas mendukung kerangka kerja transisi.
Trump juga mengundang para kepala negara dan pemerintahan lain untuk bergabung dalam Dewan Gaza tersebut, termasuk Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (ANTARA/Anadolu/aa.) (Antara)