Iran Tuduh Trump Bertanggung Jawab atas Korban dan Gejolak Negaranya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Jan 2026, 06:55
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Rabu (18/6/2025) mengatakanbahwa negaranya akan terus menanggapi serangan Israel dan tidak akan pernah berunding dengan Israel. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Rabu (18/6/2025) mengatakanbahwa negaranya akan terus menanggapi serangan Israel dan tidak akan pernah berunding dengan Israel. (ANTARA)

Ntvnews.id, Taheran - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei melontarkan tudingan keras terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia menilai Trump bertanggung jawab atas jatuhnya korban jiwa, kerugian material, serta tuduhan yang disebutnya sebagai fitnah terhadap Iran.

“Kami menganggap Presiden AS bersalah atas korban jiwa, kerugian serta fitnah yang ia timbulkan terhadap bangsa Iran,” ujar Khamenei melalui unggahan di media sosial X, Sabtu, 17 Januari 2026.

Dilansir dari Reuters, Senin, 19 Januari 2026, pernyataan tersebut disampaikan di tengah berlanjutnya gelombang demonstrasi di Iran yang pecah sejak akhir Desember 2025. Aksi protes itu dipicu kekhawatiran publik atas melonjaknya inflasi akibat melemahnya nilai tukar rial.

Sejak 8 Januari, eskalasi unjuk rasa meningkat setelah seruan yang disampaikan Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang terguling dalam Revolusi 1979. Pada hari yang sama, pemerintah Iran memberlakukan pemblokiran akses internet secara luas di sejumlah wilayah.

Baca Juga: Gedung Putih Klaim Iran Hentikan 800 Eksekusi Mati di Tengah Tekanan Trump

Di beberapa kota, aksi protes berujung bentrokan dengan aparat keamanan ketika massa menyuarakan slogan-slogan penentangan terhadap pemerintah. Sejumlah laporan media menyebut adanya korban di pihak aparat maupun demonstran, meskipun pemerintah belum mengumumkan data resmi.

Sebelumnya, pada akhir Desember, Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat siap mendukung serangan baru terhadap Iran apabila Teheran berupaya melanjutkan pengembangan program rudal dan nuklirnya.

Trump juga mengancam akan melancarkan serangan besar ke Iran jika terjadi pembunuhan terhadap para pengunjuk rasa, serta menyatakan komitmennya untuk mendukung rakyat Iran apabila diperlukan.

x|close