Ntvnews.id, Istanbul - Pemerintah Amerika Serikat menyatakan tengah menyelidiki laporan serangan udara yang menghantam sebuah sekolah dasar putri di Iran selatan dan menewaskan ratusan korban. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth saat menanggapi pertanyaan wartawan pada Rabu, 4 Maret 2026.
Serangan yang dimaksud dilaporkan terjadi di Sekolah Perempuan Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Iran. Ketika ditanya mengenai insiden tersebut, Hegseth menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan penelusuran lebih lanjut terkait laporan yang beredar.
"Yang bisa saya katakan adalah kami sedang menyelidikinya," kata Hegseth kepada wartawan pada Rabu ketika ditanya mengenai pengeboman Sekolah Perempuan Shajareh Tayyebeh di kota Minab, Iran.
Ia juga menegaskan bahwa militer Amerika Serikat tidak menargetkan fasilitas sipil dalam operasi militernya. Ia mengatakan bahwa militer AS "tak pernah menargetkan lokasi sipil."
Sementara itu, pejabat Iran menyatakan sekolah tersebut menjadi sasaran serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu, 28 Februari 2026. Gubernur setempat, Mohammad Radmehr, mengatakan serangan terjadi ketika kegiatan belajar sedang berlangsung di dalam kelas.
Baca Juga: Iran: 160 Warga Tewas dalam Serangan Udara AS-Israel ke Sekolah
Menurut Radmehr, serangan itu menewaskan siswi berusia antara 7 hingga 12 tahun. Bangunan sekolah dilaporkan mengalami kerusakan parah, dengan sebagian besar struktur hancur dan atap beton runtuh menimpa ruang kelas.
Media pemerintah Iran melaporkan jumlah korban tewas mencapai 168 orang, sementara sedikitnya 95 orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Iran menuduh Amerika Serikat dan Israel berada di balik serangan tersebut. Namun, militer Israel menyatakan tidak mengetahui adanya serangan yang dilakukan oleh Israel maupun Amerika Serikat di wilayah tersebut.
Israel sebelumnya juga pernah membantah keterlibatan dalam serangan mematikan pada konflik lain, yang kemudian dikoreksi setelah muncul bukti tambahan.
Baca Juga: Serangan Iran Rusak Aset Militer AS hingga Rp33 Triliun
(Sumber: Antara)
Seorang pria memegang tas sekolah yang ditemukan dari puing-puing di sebuah sekolah dasar anak perempuan yang diserang di Minab, provinsi selatan Iran Hormozgan, 28 Februari 2026. ANTARA/Xinhua/HO-Mehr News Agency (Antara)