Ntvnews.id, Brussel - Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa Antonio Costa, memperingatkan bahwa rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menerapkan tarif yang dikaitkan dengan isu Greenland berpotensi merusak hubungan transatlantik.
Dalam pernyataan terpisah yang disampaikan melalui media sosial X, Presiden Dewan Eropa dan Presiden Komisi Eropa menegaskan bahwa integritas wilayah serta kedaulatan merupakan prinsip dasar hukum internasional yang sangat penting bagi Eropa maupun komunitas internasional secara luas.
Dilansir dari dari Sputnik, Senin, 19 Januari 2026, kedua pemimpin Uni Eropa tersebut menyatakan bahwa latihan militer Denmark yang telah direncanakan dan dikoordinasikan sebelumnya bersama para sekutu bertujuan memperkuat keamanan kawasan Arktik dan tidak dimaksudkan untuk mengancam pihak mana pun.
Baca Juga: Uni Eropa Desak Israel Hentikan Proyek Permukiman di Tepi Barat
“Uni Eropa berdiri dalam solidaritas penuh dengan Denmark dan rakyat Greenland,” kata von der Leyen dan Costa. Keduanya menekankan pentingnya dialog serta menegaskan komitmen untuk melanjutkan proses yang telah dimulai sejak pekan lalu antara Denmark dan Amerika Serikat.
Mereka juga menilai bahwa penerapan tarif berisiko merusak hubungan transatlantik sekaligus memicu eskalasi yang semakin tidak terkendali dan berbahaya. Eropa, menurut mereka, akan tetap bersatu, terkoordinasi, dan berkomitmen menjaga kedaulatannya.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. ANTARA/Anadolu/py. (Antara)
Pada hari yang sama, Trump menyatakan Washington akan memberlakukan tarif baru terhadap barang-barang dari delapan negara Eropa mulai 1 Februari, dengan besaran tarif yang akan meningkat secara signifikan pada Juni. Ia mengaitkan kebijakan tersebut dengan alasan keamanan nasional yang berkaitan dengan Greenland.
Greenland, wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark, menarik perhatian Amerika Serikat karena posisinya yang strategis serta kekayaan sumber daya mineral, di tengah kekhawatiran meningkatnya aktivitas Rusia dan China di kawasan Arktik.
Baca Juga: Indonesia Tekankan Pentingnya Kerja Sama Konkret dalam Kemitraan Strategis ASEAN–Uni Eropa
Trump berulang kali menyampaikan bahwa Amerika Serikat perlu mengakuisisi Greenland demi kepentingan keamanan nasional serta untuk mencegah Rusia atau China menguasai wilayah tersebut.
Sementara itu, Denmark dan Greenland telah menolak seluruh proposal penjualan wilayah itu dan kembali menegaskan kedaulatan Denmark atas pulau tersebut.
Foto Dokumen: Bendera Uni Eropa berkibar di luar markas Komisi Uni Eropa di Brussel, Belgia, 17 Juni 2022. (ANTARA)