Ntvnews.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada awal 2026. Dalam operasi kedua yang dilakukan sepanjang tahun ini, KPK mengamankan Wali Kota Madiun, Maidi.
Informasi penangkapan tersebut dibenarkan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Ia menyampaikan bahwa salah satu pihak yang diamankan dalam OTT tersebut merupakan kepala daerah yang masih aktif menjabat.
“Benar, salah satunya adalah Wali Kota Madiun,” kata Budi Prasetyo saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin 19 Januari 2025.
- Profil Maidi
Maidi Wali Kota Madiun (Antara)
Maidi merupakan seorang politikus yang kini menjabat sebagai Wali Kota Madiun periode 2025-2030. Ini menjadi jabatan kedua Maidi sebagai wali kota setelah sebelumnya pada 2019-2014.
Ia mengawali karirnya sebagai guru Geografi di SMAN 1 Madiun pada periode 1989 hingga 2002. Pada tahun 2002, ia dipercaya menjabat sebagai Kepala SMAN 2 Madiun.
Masih pada tahun yang sama, tepatnya 7 Juli 2002, ia diangkat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Madiun, kemudian setahun berikutnya menjabat sebagai Penjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Madiun sejak 7 Juli 2003.
- Pendidikan
Maidi Wali Kota Madiun (Antara)
Maidi meraih gelar sarjana pendidikan Geografi dari IKIP Surabaya pada tahun 1985. Pada 1996, ia kembali menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Ilmu Hukum di Universitas Merdeka (Unmer) Madiun dan memperoleh gelar Sarjana Hukum (S.H.)
Pendidikan pascasarjana ditempuh di Universitas Satyagama Jakarta dengan konsentrasi Manajemen dan lulus pada 1999 dengan gelar Magister Manajemen (M.M.).
Selanjutnya, ia meraih gelar Magister Pendidikan (M.Pd.) bidang Teknologi Pendidikan dari Universitas PGRI Adi Buana Surabaya pada 2002.
Pada 2023, ia menyelesaikan pendidikan doktor di Universitas Terbuka Surabaya dengan bidang kajian Administrasi Publik dan memperoleh gelar Doktor.
Wali Kota Madiun, Maidi (IG: Maidi)