Anggota DPR Ini Minta Polisi Batasi Pemudik Pakai Motor

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Mar 2026, 05:00
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pemudik yang mengendarai sepeda motor melintas di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta, Senin 15 April 2024. Pemudik yang mengendarai sepeda motor melintas di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta, Senin 15 April 2024. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda meminta polisi membatasi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor pada lebaran tahun ini. Sebab, berdasarkan data mudik periode 2022-2025, angka kecelakaan motor tinggi bahkan mencapai 75,9 persen.

"Saya mencatat, sejak tahun 2022 hingga tahun 2025 yang lalu, ada presentasi yang cukup tinggi sekali, di mana tingkat kecelakaan mudik 75,9 persen itu kecelakaan yang dialami oleh para pemudik pengguna sepeda motor. Jadi angka ini cukup tinggi sekali," ujarnya, Kamis, 5 Maret 2026.

"Kalau saya ditanya apakah angka ini mengkhawatirkan? Sangat mengkhawatirkan," imbuhnya.

Huda menilai, pemudik bermotor bisa dikurangi dengan cara memfasilitasi para pemudik motor melalui mudik gratis.

"Tapi paling tidak pengguna sepeda motor yang selama ini mengajak anak dan istrinya mudik dengan menggunakan sepeda motor. Saya berharap yang ini untuk bisa dibatasi semaksimal mungkin, semampu pemerintah, dikonversi untuk disediakan, difasilitasi menggunakan angkutan, moda angkutan, mudik gratis," papar Huda.

Walau begitu, ia mengakui, saat ini pemerintah dan Korlantas Polri belum bisa melarang penggunaan motor untuk mudik.

"Karena belum mungkin dilarang, tapi ini perlu menjadi perhatian serius oleh pihak pemerintah," tandasnya.

x|close