Menilik Alasan AS Keluar dari Puluhan Organisasi Internasional

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Jan 2026, 10:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi. Bendera Amerika Serikat Ilustrasi. Bendera Amerika Serikat

Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara resmi menandatangani proklamasi penarikan AS dari 35 organisasi internasional non-Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta 31 lembaga yang berada di bawah naungan PBB. Gedung Putih menyatakan keputusan tersebut diambil karena lembaga-lembaga itu dinilai tidak sejalan dengan kepentingan nasional Amerika Serikat.

Sejumlah organisasi yang terdampak kebijakan ini antara lain Global Counterterrorism Forum, International Energy Forum, UN Peacebuilding Fund, dan UN International Trade Centre.

Pemerintah AS menilai badan-badan tersebut mendorong kebijakan iklim yang dianggap radikal, tata kelola global, serta agenda ideologis yang dinilai bertentangan dengan kedaulatan dan kekuatan ekonomi Amerika Serikat.

“Keputusan ini merupakan hasil tinjauan menyeluruh terhadap seluruh organisasi, konvensi, dan perjanjian internasional yang diikuti AS,” ujar pernyataan Gedung Putih, seperti dikutip dari Channel News Asia, Jumat, 9 Januari 2026.

Baca Juga: China: Peradilan Nicolas Maduro di Amerika Tidak Sah

“Penarikan ini bertujuan menghentikan penggunaan dana pajak warga Amerika untuk entitas yang dianggap lebih mengutamakan agenda globalis daripada prioritas nasional,” ungkap pernyataan itu.

"Dana pajak warga AS akan dialokasikan ke cara lain yang lebih efektif untuk mendukung misi-misi yang relevan daripada mendanai entitas yang tidak efisien," tulis pernyataan resmi Gedung Putih tersebut.

Arsip foto - Pantulan gedung Capitol terlihat dari kap mobil di Washington, D.C., Amerika Serikat, 5 November 2025. ANTARA/Xinhua/Hu Yousong/aa. <b>(Antara)</b> Arsip foto - Pantulan gedung Capitol terlihat dari kap mobil di Washington, D.C., Amerika Serikat, 5 November 2025. ANTARA/Xinhua/Hu Yousong/aa. (Antara)

Meski demikian, hingga kini Gedung Putih belum memaparkan secara rinci mekanisme teknis pemutusan hubungan dengan puluhan organisasi internasional tersebut.

Kebijakan ini menambah daftar langkah kontroversial Presiden Trump di bidang politik luar negeri sejak memulai masa jabatan keduanya pada tahun lalu. Sebelumnya, Trump telah memangkas kontribusi dana AS untuk PBB, menghentikan partisipasi di Dewan HAM PBB, mengakhiri bantuan bagi UNRWA, serta menarik diri dari UNESCO.

Di luar penarikan massal tersebut, Trump juga telah mengumumkan rencana untuk keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Perjanjian Iklim Paris.

x|close