Ntvnews.id
Meski demikian, tim dokter masih terus melakukan observasi serta serangkaian pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti dari kondisi kesehatan yang dialaminya.
Juru bicara keluarga Muhammad Farhan, Anita Avianty, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, sahabat, dan awak media yang telah memberikan perhatian serta doa bagi kesembuhan Wali Kota Bandung tersebut.
"Atas nama keluarga, kami menyampaikan terima kasih atas perhatian, doa, dan dukungan dari wargi Bandung, sahabat, serta rekan-rekan media terhadap kondisi Bapak Muhammad Farhan," kata Anita, dikutip Minggu, 12 Juli 2026.
Baca Juga: Wali Kota Bandung Farhan Dilarikan ke RS Usai Pingsan di Ruang Kerja
Berdasarkan informasi dari tim medis yang menangani, kondisi Muhammad Farhan saat ini telah stabil dan mendapatkan perawatan secara optimal di rumah sakit.
"Alhamdulillah, berdasarkan informasi dari tim dokter, kondisi Bapak Muhammad Farhan saat ini sudah stabil dan dalam penanganan yang baik," ungkapnya.
Meski kondisi kesehatannya menunjukkan perkembangan yang baik, proses observasi masih terus dilakukan guna memastikan diagnosis secara menyeluruh sebelum tim medis menentukan langkah penanganan berikutnya.
Anita juga berharap seluruh pihak dapat memberikan kesempatan kepada tim dokter untuk fokus menjalankan proses pemeriksaan tanpa gangguan, sehingga penanganan medis terhadap Muhammad Farhan dapat berlangsung secara maksimal.
Menurutnya, keluarga akan terus mengikuti perkembangan kesehatan Farhan berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis.
Keluarga turut mengajak masyarakat untuk terus mendoakan kesembuhan Muhammad Farhan agar dapat segera pulih dan kembali menjalankan amanah sebagai Wali Kota Bandung.
"Keluarga juga memohon doa terbaik dari seluruh masyarakat agar Bapak Muhammad Farhan segera diberikan kesembuhan, dipulihkan kesehatannya, dan dapat kembali menjalankan tugas serta beraktivitas seperti sediakala," ucapnya.
Hingga kini, observasi dan pemeriksaan medis masih berlangsung.
(Sumber: Antara)
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat. (Antara)