Menkes Sebut Super Flu Bukan Virus Baru: Sudah Ada Puluhan Tahun

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Jan 2026, 21:32
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjawab pertanyaan wartawan usai menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Gedung Central Medical Unit (CMU) RSUP Dr. Sardjito di Yogyakarta, Kamis, 8 Januari 2026. ANTARA/Luqman Hakim Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjawab pertanyaan wartawan usai menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Gedung Central Medical Unit (CMU) RSUP Dr. Sardjito di Yogyakarta, Kamis, 8 Januari 2026. ANTARA/Luqman Hakim (Antara)

Ntvnews.id, Yogyakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa super flu bukan virus baru, melainkan jenis influenza yang telah dikenal selama puluhan tahun.

"Super flu itu sebenarnya influenza A istilahnya. Ini sudah ada puluhan tahun, nama virusnya H3N2, itu sudah ada puluhan tahun cuma ini varian baru," ujar Budi di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta, Kamis, 8 Januari 2026.

Menkes menjelaskan, super flu berbeda dengan COVID-19 yang merupakan virus baru. Karena virus influenza sudah lama dikenal, daya tahan tubuh manusia terhadap virus tersebut pun sudah terbentuk.

"Kalau COVID itu virus baru, jadi daya tahan tubuh kita belum ada karena enggak kenal. Kalau super flu ini, imunitas tubuh kita sudah kenal," kata dia.

Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Virus Super Flu Lebih Berbahaya Dibanding COVID-19?

Budi menegaskan, selama tubuh dalam kondisi sehat, super flu seharusnya tidak menimbulkan masalah serius. Meski begitu, ia tetap mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh dengan pola hidup sehat.

"Kalau kondisi badan kita sehat dan baik, makan cukup, tidur cukup, dan olahraga cukup, harusnya enggak ada masalah," ujarnya.

Menkes menambahkan, langkah pencegahan super flu pada dasarnya sama seperti influenza biasa, termasuk menjaga kebersihan dan menggunakan masker bila sedang sakit.

"Belum ada yang dilaporkan meninggal karena ini memang flu seperti yang biasa," ucap Budi.

Baca Juga: Pramono Anung Tegaskan Kesiapsiagaan DKI Hadapi Ancaman Super Flu

(Sumber: Antara) 

x|close