Fakta-fakta Dasco Minta Agrinas Tunda Impor 105 Ribu Pikap dari India

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Feb 2026, 08:34
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. ANTARA/HO-DPR RI/aa. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. ANTARA/HO-DPR RI/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta rencana impor 105 ribu pikap dari India ke Indonesia untuk kebutuhan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), ditunda sementara. Pembelian pikap itu dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.

Permintaan tersebut disampaikan DPR kepada pemerintah, dengan pertimbangan Presiden Prabowo Subianto masih berada di luar negeri.

Menurut Dasco, pihaknya telah menyampaikan pesan itu kepada pemerintah agar proses impor tidak dilanjutkan sebelum ada pembahasan lebih lanjut di tingkat kepala negara.

"Jadi rencana untuk impor 105 ribu mobil pick up dari India, saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk rencana tersebut ditunda dulu, mengingat presiden masih di luar negeri," ujar Dasco di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin, 23 Februari 2026.

Setelah Prabowo kembali ke Tanah Air, kata dia, rencana impor akan dibahas Prabowo bersama para menterinya. Pembahasan tersebut dinilai penting agar kebijakan yang diambil benar-benar menyelesaikan polemik.

Di samping itu, kata Dasco, presiden juga akan meminta pendapat serta mengkalkulasi kesiapan perusahaan dalam negeri sebelum memutuskan kelanjutan impor. DPR, menurutnya ingin memastikan industri otomotif nasional tidak dirugikan oleh kebijakan tersebut.

"Tentunya presiden pada saat pulang akan membahas detail-detail mengenai impor tersebut," tuturnya.

"Dan tentunya juga presiden akan meminta pendapat dan mengkalkulasi kesiapan dari perusahaan dalam negeri. Nah sehingga kami sudah menyampaikan pesan untuk ditunda dulu. Demikian," imbuh Dasco.

Diketahui, pembelian ratusan ribu unit kendaraan komersial dengan cara impor utuh dari India telah dilakukan PT Agrinas Pangan Nusantara (Agrinas), sebagai salah satu BUMN yang bersinergi dengan proyek Koperasi Merah Putih.

Agrinas melakukan pengadaan tersebut dengan melibatkan dua merek otomotif ternama asal India yaitu Mahindra & Mahindra (Mahindra) dan Tata Motors. Nilai pengadaan ini mencapai Rp24,66 triliun.

x|close