Pemerintah Impor 35.000 Mahindra Scorpio Pikap dari India untuk Perkuat Logistik Koperasi Merah Putih

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Feb 2026, 11:23
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Warga berbelanja kebutuhan pokok di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Metuk, Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa, 28 Oktober 2025. (Foto: ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA) Warga berbelanja kebutuhan pokok di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Metuk, Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa, 28 Oktober 2025. (Foto: ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Indonesia melalui Agrinas Pangan Nusantara akan mengimpor 35.000 unit Mahindra Scorpio Pik Up dari India pada 2026. 

Kendaraan produksi Mahindra & Mahindra Ltd., ini akan digunakan untuk mendukung operasional program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem logistik koperasi yang tengah dibangun di berbagai daerah Indonesia, khususnya dalam memperlancar distribusi hasil pertanian dari desa ke pasar.

Melalui kemitraan strategis ini, Mahindra dan Agrinas Pangan Nusantara akan melengkapi koperasi dengan kendaraan pikap tangguh dan andal. 

Tujuannya, memastikan alur distribusi bahan pangan segar dari petani langsung ke pasar berjalan lebih efisien, sekaligus menjembatani kesenjangan antara produsen dan konsumen.

Kolaborasi ini juga diharapkan mampu mendorong penguatan logistik pedesaan serta menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.

CEO Divisi Otomotif Mahindra & Mahindra Ltd., Nalinikanth Gollagunta, menyampaikan pihaknya menyambut baik kerja sama ini.

"Kami menantikan kolaborasi ini untuk mendukung koperasi Indonesia melalui kemitraan dengan Agrinas Pangan Nusantara. Dengan menghadirkan Scorpio Pik Up sebagai bagian dari operasional koperasi, kami membantu memperkuat tulang punggung logistik yang menghubungkan petani ke pasar secara lebih efisien," ujar Gollagunta, dikutip dari siaran pers di situs web Mahindra, pada Rabu, 4 Februari 2026.

Dia menambahkan, volume ekspor sebesar 35.000 unit ini akan memberikan dampak signifikan terhadap kinerja operasi internasional Mahindra, bahkan setara dengan total volume ekspor yang dicapai pada tahun fiskal 2025.

Diproduksi di pabrik Mahindra di Nashik, India, Mahindra Scorpio Pik Up dikenal secara global berkat daya tahan, kapasitas angkut besar, serta biaya operasional yang relatif rendah.

Kendaraan ini dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi medan, mulai dari jalan pedesaan yang rusak hingga jalur pertanian yang sulit dilalui. 

Dalam ekosistem Koperasi Merah Putih, pikap ini akan berperan dalam mengangkut hasil panen dari lahan pertanian ke koperasi, mendukung distribusi logistik antar desa, memastikan pergerakan barang dalam jaringan koperasi berjalan efisien.

Dengan tambahan 35.000 unit kendaraan ini, diharapkan rantai pasok pangan nasional semakin kuat dan koperasi desa mampu beroperasi secara optimal dalam mendukung kesejahteraan petani serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mengonfirmasi pengadaan 35.000 pikap ini akan digunakan untuk mendukung operasional Koperasi Merah Putih. 

Bahkan, dia menyebutkan sudah ada unit kendaraan yang tiba di Indonesia, meski belum dirinci jumlah pastinya.

Agrinas sendiri merupakan badan usaha yang ditunjuk pemerintah untuk membangun jaringan Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia.

Pemerintah menargetkan pembentukan sekitar 80.000 koperasi, dengan 30.000 unit ditargetkan rampung pada pertengahan 2026.

x|close