Ntvnews.id, Jakarta - Persib Bandung menggelar sesi latihan perdana di bulan Ramadhan 1447 H di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis, 19 Februari 2026, pukul 20.30 WIB. Sepanjang bulan suci ini, skuad Maung Bandung dijadwalkan menjalani latihan pada malam hari.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyampaikan bahwa perubahan jadwal dilakukan agar para pemain muslim tetap bisa menjalankan ibadah puasa tanpa mengurangi kualitas permainan. Dengan latihan digelar setelah waktu berbuka, ia memastikan intensitas tetap terjaga.
“Ini hal yang normal. Kami hanya perlu sedikit menyesuaikan gaya hidup. Para pemain bisa tidur lebih lama di pagi hari dan berlatih pada malam hari,” ujar pelatih asal Kroasia tersebut.
Bojan Hodak (Persib)
Menurut Bojan Hodak, menggelar latihan pada siang hari saat pemain tengah berpuasa justru berpotensi menurunkan performa tim karena intensitas tidak akan maksimal. Ia menegaskan program latihan tidak mengalami perubahan meski waktunya bergeser ke malam hari.
“Intensitasnya tetap sama seperti dua tahun terakhir. Perbedaannya hanya kami memulai latihan lebih malam agar pemain bisa berbuka terlebih dahulu, kemudian berlatih secara normal,” tambahnya.
Baca Juga: Malut United Adaptasi Hadapi Semen Padang di Bulan Ramadhan
Pada sesi tersebut, tim pelatih membagi skuad ke dalam dua kelompok. Sebanyak 11 pemain inti yang tampil lebih dari 45 menit pada laga terakhir menjalani program pemulihan dengan fasilitas jakuzi. Sementara itu, para pemain cadangan dan pengganti tetap menjalani latihan reguler di lapangan.
Bojan Hodak juga membawa kabar baik terkait kondisi Marc Klok yang sudah kembali mengikuti latihan bersama tim. Namun, perhatian khusus masih diberikan kepada Alfeandra Dewangga yang sebelumnya mengeluhkan nyeri.
“Dewa merasakan sakit di pertandingan terakhir. Kami akan melihat kondisinya besok. Itu alasan saya menggantinya di babak pertama. Untuk pemain lainnya, semuanya dalam kondisi baik,” tutupnya.
Persib Bandung (Persib)