Ntvnews.id, Jakarta - Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara masih melakukan penyelidikan terkait kasus tiga orang yang ditemukan meninggal dunia dan diduga mengalami keracunan makanan di sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas 5, Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat pagi.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar mengatakan pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta proses identifikasi terhadap jenazah para korban.
“Kami masih lakukan olah tempat kejadian dan identifikasi jasad korban,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar di Jakarta, Jumat, 2 Desember 2025.
Ia menjelaskan bahwa ketiga korban yang meninggal dunia terdiri atas dua orang perempuan dan satu anak laki-laki. Seluruh korban ditemukan tidak bernyawa di dalam rumah kontrakan tersebut.
Selain korban meninggal, terdapat satu orang korban selamat yang langsung dilarikan ke RSUD Koja untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Baca Juga: Satu Keluarga di Warakas Jakut Keracunan, 3 Orang Tewas Mengenaskan
Adapun identitas korban meninggal dunia masing-masing adalah seorang anak laki-laki berinisial AAB (13), perempuan berinisial SS (50), serta perempuan berinisial AAL (27). Sementara itu, korban yang selamat merupakan seorang pria berinisial ASJ (22).
Berdasarkan keterangan saksi, ia mengaku sempat berpapasan dengan korban AAL pada Kamis 1 Januari 2026 malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Sementara itu, saksi lainnya yang baru tiba di rumah kontrakan tersebut menyampaikan bahwa dirinya mendengar suara korban ASJ yang meminta pertolongan.
Saksi kedua kemudian mendatangi lokasi dan mendapati korban tergeletak di lantai usai keluar dari kamar mandi.
“Saksi bertanya, 'Kenapa, ada apa?' dan korban ASJ menjawab tidak tahu karena dirinya lagi mandi, dan saksi langsung menelepon Ketua RT untuk meminta bantuan,” ungkap Onkoseno.
(Sumber: Antara)
Korban selamat yang diduga keracunan makanan mendapatkan perawatan setelah ditemukan warga di dalam kontrakan di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat 2 Januari 2026. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi. (Antara)