Jalan Semarang–Purwodadi Lumpuh Total, Tanggul Sungai Tuntang Jebol di Dua Titik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Feb 2026, 09:45
thumbnail-author
Alber Laia
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kota Semarang dan Purwodadi lumpuh total setelah dua tanggul di sepanjang aliran Sungai Tuntang jebol. Kota Semarang dan Purwodadi lumpuh total setelah dua tanggul di sepanjang aliran Sungai Tuntang jebol. (Dok.Instagram)

Ntvnews.id, Demak - Akses utama penghubung Kota Semarang dan Purwodadi lumpuh total setelah dua tanggul di sepanjang aliran Sungai Tuntang jebol pada Senin (16 Februari 2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Peristiwa ini terjadi di wilayah Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak dan langsung menyebabkan banjir besar yang merendam badan jalan raya.

Baca Juga: Momen Alat Berat Membelokkan Aliran Sungai dan Membuat Tanggul Agar Tak Meluap ke Permukiman di Aceh

Dua titik tanggul yang jebol berada di Dukuh Dempel dan Dukuh Wareng, dekat jalur utama Semarang–Purwodadi. Tanggul di Dukuh Wareng diketahui merupakan titik yang sebelumnya pernah mengalami kerusakan, sehingga dikhawatirkan tidak mampu menahan tingginya debit air yang terus meningkat sejak siang hari.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Farihul Anam (@a6_gabuts_)

Derasnya luapan air dari Sungai Tuntang tidak hanya membanjiri permukiman warga, tetapi juga menggenangi Jalan Raya Semarang–Purwodadi hingga tak bisa dilalui kendaraan. Sepeda motor maupun mobil terpaksa berhenti. Banyak pengendara memilih putar balik karena arus air cukup deras dan ketinggian genangan terus bertambah.

Salah satu titik jebolan bahkan berada tepat di sisi jalan raya, membuat ruas provinsi tersebut tertutup air bercampur lumpur. Sementara titik lainnya berada sekitar 300 meter dari badan jalan, tepat di area persawahan. Air dari lokasi itu terus mengalir menuju jalan utama dan permukiman sekitar.

Dampaknya meluas hingga wilayah Kabupaten Grobogan, termasuk Desa Tinanding di Kecamatan Godong. Sejumlah akses jalan di wilayah tersebut ikut terhambat akibat genangan yang tak kunjung surut.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari instansi terkait mengenai langkah penanganan darurat maupun estimasi waktu pembukaan kembali jalur vital tersebut.

x|close