7 Pejabat di Gorontalo Dilantik di Depan Kain Kafan, Bupati Tekankan Beratnya Amanah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Nov 2025, 10:11
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Pejabat di Gorontalo Dilantik di Hadapan Kain kafan Pejabat di Gorontalo Dilantik di Hadapan Kain kafan (RRI)

Ntvnews.id, Gorontalo - Mutasi pertama di era kepemimpinan Sofyan–Tonny memasuki babak baru tepat setahun setelah pasangan tersebut memenangkan Pilkada 2024. Pemerintah Kabupaten Gorontalo resmi merombak struktur eselon II dan melantik tujuh pejabat baru dalam prosesi yang tak biasa, Jumat, 28 November 2025. 

Pelantikan yang digelar di Masjid Baiturrahman Limboto itu bukan hanya mencatat sejarah karena lokasinya yang sakral, tetapi juga karena adanya simbolisasi yang kuat, sehelai kain kafan yang dipasang di hadapan para pejabat sebelum mengangkat sumpah jabatan.

Selama prosesi berlangsung, para hadirin dikejutkan dengan kain kafan yang sengaja dipajang panitia tepat di depan para pejabat yang akan dilantik. Simbol tersebut menjadi penanda bahwa jabatan adalah amanah yang kelak harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya di dunia tetapi juga di akhirat.

Baca Juga: Innalillahi, Ibunda Raisa Meninggal Dunia di RS Dharmais

“Kain kafan ditampilkan di sini, bukan saja pengingat kepada yang dilantik tetapi kepada kita semua. Ini adalah pakaian dunia yang akan terakhir menemani kita di alam kubur,” kata Bupati Sofyan.

Selain itu, pengambilan sumpah dilakukan dengan khidmat. Setiap pejabat diminta menjunjung Al-Qur’an saat mengucapkan sumpah jabatan, menegaskan bahwa amanah bukan sekadar formalitas, melainkan janji sakral di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.

Ratusan ASN turut menyaksikan prosesi tersebut sebagai bagian dari agenda keagamaan bertajuk Navigasi Iman. Para pejabat terlihat khidmat mengikuti seluruh tahapan, mulai dari sumpah jabatan, pembacaan pakta integritas, hingga penandatanganan komitmen moral dalam menjalankan tugas.

Baca Juga: Brimob Tangkap Pencuri di Bekasi saat Patroli

Bupati Sofyan kembali menegaskan bahwa reformasi birokrasi harus diterjemahkan dalam tindakan nyata. Pelantikan yang dilakukan di masjid, menurutnya, memberikan pengingat mendalam bagi seluruh aparatur.

“Pelantikan di rumah ibadah memberi energi moral. Kita ingin pejabat yang bukan hanya kompeten, tetapi memiliki kesadaran spiritual dalam setiap keputusan,” ujar Bupati Sofyan.

Pemkab Gorontalo menilai langkah ini sebagai penguatan arah kebijakan yang menempatkan nilai keagamaan sebagai dasar tata kelola pemerintahan. Pemerintah berharap momentum tersebut mampu membentuk aparatur yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas spiritual sebagai pegangan utama dalam melayani masyarakat.

x|close