Ntvnews.id
“Saya punya keyakinan, bahwa dia itu benar-benar mau memperbaiki Indonesia. Itu keyakinan saya kepada dia itu. Cuma, Indonesianya sudah terlalu hancur,” ujar KH Syukron dalam perbincangannya dengan tokoh Muslim sekaligus pengusaha Mohammad Jusuf Hamka atau dikenal dengan panggilan Babah Alun, dikutip dari Instagram @jusufhamka, Minggu 1 Maret 2026.
Ulama terkemuka yang kerap dijuluki “Singa Podium” ini mengatakan upaya memberantas korupsi kerap terbentur kekuatan besar yang diibaratkannya sebagai gunung karang.
“Sehingga setiap menyelesaikan persoalan itu, selalu menabrak gunung karang. Itu analisa saya,” tegasnya.
Baca Juga: Jusuf Hamka Nilai Program MBG Tidak Mematikan UMKM, Justru Ciptakan Lapangan Kerja
Mohammad Jusuf Hamka, yang lebih dikenal dengan nama Babah Alun, buka suara terkait gugatan yang dilayangkan oleh PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) terhadap Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC Asia Holding Tbk. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)
Ia mencontohkan ketika upaya pengungkapan dugaan korupsi di Pertamina dilakukan. “Ini korupsi, ya yang mau dihancurkan. Kalau katakan korupsi di Pertamina… terbentur dengan gunung karang,” kata Syukron.
Begitu pula ketika pemerintah mencoba memberantas judi online. “Waktu judi online mau diberantas, terbentur dengan gunung karang. Jadi, saya sebenarnya kasihan,” ujarnya.
Menurut Syukron, tantangan besar itu tidak boleh membuat Prabowo patah arang. Sebab jika itu terjadi, dampaknya akan sangat fatal bagi masa depan bangsa. “Tapi kalau Prabowo itu mundur, maka Indonesia akan hancur selama-lamanya,” katanya.
Ia bahkan menegaskan, momentum saat ini adalah kesempatan yang tidak boleh disia-siakan oleh Prabowo untuk membenahi Indonesia.
“Saya dengan dia kenal baik. Tolong sampaikan pesan Pak Syukron, tolong jangan mundur. Karena ini suatu kesempatan, cuma seperiode inilah kesempatannya,” ujarnya. “Sekarang itu, to be or not to be, jadi sekarang ini.”
Syukron juga memastikan dukungan moral dari kalangan ulama dan habaib untuk upaya Prabowo memberantas korupsi.
“InsyaAllah, saya seperti forum ulama dan habaib itu, berdiri di belakangnya Pak Prabowo. Cuman jangan mundur. Selamanya kalau mau cari yang seperti Pak Prabowo itu susah,” tegasnya. “Nyalinya gede, kemauannya besar. Cuma, Indonesia ini terlalu hancur,” ujarnya.
Baca Juga: Jusuf Hamka soal Keanggotaan RI di Board of Peace: Prabowo Ahli Strategi, Tujuan Besarnya Perdamaian
Menurut Syukron, dalam konteks pemberantasan korupsi, Prabowo adalah harapan bangsa saat ini. “Satu-satunya harapan kita,” katanya. “Sayang kepada Indonesia, itu jelas itu. Ya, cuma kata Pak Syukron, Pak Syukron menganalisa, sampeyan ini terbentur dengan gunung karang.”
“Pak, jangan putus asa bertabrakan dengan gunung karang. Rakyat di belakangnya. Pasti rakyat membela Pak Prabowo dalam hal ini dan tampak kelihatan, bahwa Pak Prabowo itu tidak mundur dalam hal ini,” .
Ia pun mengungkapkan doa dan keyakinan bahwa jika upaya tersebut berhasil, sejarah akan mencatatnya. “Kata Pak Syukron, kalau sampeyan berhasil, sampeyan pahlawan bangsa.”
Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Rahman, KH Syukron Makmun, mengatakan praktik korupsi sudah sangat marak di Indonesia. (Istimewa)