4 Anggota PMF Tewas dalam Serangan Udara di Irak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Mar 2026, 15:55
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan ke Iran Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan ke Iran (Antara/Anadolu)

Ntvnews.id, Baghdad - Serangan udara mengguncang Provinsi Diyala di Irak bagian timur dan menewaskan empat anggota Pasukan Mobilisasi Populer atau Popular Mobilization Forces (PMF) pada Minggu, 1 Maret 2026. Selain korban tewas, dua personel lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat serangan tersebut, sebagaimana disampaikan sumber keamanan dan paramiliter setempat.

Dalam keterangan resminya, PMF menuding serangan itu sebagai bagian dari pengeboman yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat (AS), yang disebut menyasar Brigade ke-41 di sekitar Kota Miqdadiyah. Wilayah tersebut berjarak sekitar 90 kilometer timur laut dari ibu kota Baghdad.

Sementara itu, seorang sumber keamanan tingkat provinsi yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada kantor berita Xinhua bahwa dua anggota PMF lainnya juga mengalami luka dalam serangan yang menghantam lokasi di kawasan pedesaan Diyala.

Baca Juga: Israel dan AS Lanjutkan Serangan, Iran Tegaskan Tak Mau Negosiasi

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, PMF menggelar prosesi pemakaman bagi para korban di Baghdad pada Minggu sore, 1 Maret 2026. Upacara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan senior PMF serta masyarakat setempat yang turut memberikan penghormatan.

Serangan di Diyala terjadi di tengah meningkatnya ketegangan kawasan setelah serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026. A

ksi tersebut kemudian dibalas Teheran dengan peluncuran rudal dan drone yang menargetkan Israel serta aset-aset AS di berbagai wilayah Timur Tengah.

Baca Juga: Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Kuwait, Pilot Selamat

(Sumber: Antara) 

x|close