AHY Tinjau Underpass Bitung, Progres 70,7 Persen untuk Atasi Kemacetan Tangerang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Nov 2026, 14:04
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kawal Pembangunan Underpass Bitung, AHY: Urai Kemacetan, Perlancar Mobilitas Orang dan Barang Kawal Pembangunan Underpass Bitung, AHY: Urai Kemacetan, Perlancar Mobilitas Orang dan Barang (Kemenkoinfra)

Ntvnews.id, Jakarta - Pembangunan Underpass Bitung di Kabupaten Tangerang, Banten terus dikebut untuk mengatasi kemacetan yang selama ini menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

Proyek infrastruktur tersebut ditargetkan menjadi solusi jangka panjang untuk memperlancar arus lalu lintas di kawasan Bitung.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung perkembangan pembangunan underpass tersebut pada Jumat, 6 November 2026.

Dalam peninjauan itu, AHY menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur diperlukan untuk mengatasi persoalan kemacetan yang telah berlangsung lama dan berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat.

"Sudah terlalu lama masyarakat dan aktivitas ekonomi yang melewati jalur Bitung ini terdampak kemacetan. Kita perlu mencari solusi yang lebih permanen, salah satunya melalui pembangunan underpass," ujarnya.

Hingga saat ini, progres pembangunan Underpass Bitung telah mencapai 70,7 persen atau sedikit lebih cepat dibandingkan target yang direncanakan.

Proyek dengan nilai anggaran sekitar Rp87 miliar tersebut mencakup penanganan underpass sepanjang kurang lebih 350 meter serta pembangunan jalan pendekat. Serah terima pertama pekerjaan ditargetkan dapat dilakukan pada Februari 2027.

Kehadiran Underpass Bitung diharapkan mampu menurunkan tingkat kepadatan lalu lintas di jalur tersebut. Berdasarkan target yang disampaikan, indeks kepadatan yang saat ini mendekati angka 1 diharapkan dapat ditekan menjadi sekitar 0,5.

Dengan arus kendaraan yang lebih lancar, waktu perjalanan masyarakat diharapkan semakin singkat. Selain itu, distribusi barang juga dapat berlangsung lebih cepat sehingga mendukung aktivitas ekonomi dan dunia usaha, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Tangerang Raya.

AHY menilai manfaat pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya dirasakan oleh pengguna jalan, tetapi juga masyarakat yang setiap hari bergantung pada jalur Bitung untuk bekerja maupun beraktivitas.

“Para pekerja bisa menempuh perjalanan lebih cepat, dan anak-anak kita bisa berangkat ke sekolah dengan lebih nyaman,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Banten, Indra Gunawan, menjelaskan bahwa pekerjaan portal di sisi Tangerang masih berlangsung.

Akses pada sisi tersebut ditargetkan sudah dapat dibuka saat periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pembukaan akses ini diharapkan membantu mengurangi kepadatan kendaraan sekaligus memperlancar perjalanan masyarakat selama masa liburan.

AHY mengapresiasi kolaborasi antara Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Tangerang, serta kontraktor pelaksana dalam pembangunan Underpass Bitung.

Dia meminta seluruh pihak terus mengawal penyelesaian proyek agar berjalan sesuai target. Selain mengejar ketepatan waktu, kualitas konstruksi dan keselamatan para pekerja juga harus menjadi prioritas.

Menurut AHY, koordinasi antarpemangku kepentingan diperlukan agar pembangunan infrastruktur dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Peninjauan proyek tersebut turut dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Kepala Balai PJN Banten Indra Gunawan, Anggota DPR RI Zulfikar Hamonangan, Anggota DPRD Provinsi Banten Asep Hidayat, Kepala Bappeda Provinsi Banten Babar Suharso, serta Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan.

Dalam kegiatan tersebut, AHY didampingi Deputi III Nazib Faizal, Staf Khusus Menko Agust Jovan Latuconsina, Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum Ahmad Khoirul Umam, serta Tenaga Ahli Menko Yudhi Prasetyo.