Ntvnews.id, Paris - Direktur Jenderal Societe d'Exploitation de la tour Eiffel (SETE), Patrick Branco Ruivo, berencana mengundurkan diri dari jabatannya setelah muncul polemik terkait kunjungan rombongan keagamaan Hindu ke Menara Eiffel.
Dilansir dari ABC News, Kamis, 1 Oktober 2026, Rencana pengunduran diri tersebut mencuat setelah perusahaan independen melakukan investigasi terhadap penyelenggaraan kunjungan rombongan pada 5 September. Hasil penyelidikan menemukan sejumlah persoalan operasional dalam pelaksanaan kunjungan tersebut.
Rombongan yang datang ke Menara Eiffel berasal dari Bochasanwasi Shri Akshar Purushottam Swaminarayan Sanstha (BAPS). Kelompok keagamaan tersebut berada di Paris untuk menghadiri perayaan pembukaan sebuah kuil Hindu tradisional yang berlokasi di sekitar ibu kota Prancis.
Dalam kunjungan tersebut, sejumlah staf perempuan Menara Eiffel diminta untuk tidak berada di beberapa area yang menjadi jalur rombongan.
Beberapa pekerja perempuan bahkan disebut meninggalkan posisi mereka dan kemudian digantikan oleh staf laki-laki. Persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi perselisihan internal yang berdampak terhadap operasional Menara Eiffel.
Para staf melakukan aksi mogok pada 7 September sebagai bentuk protes. Aksi tersebut menyebabkan salah satu destinasi wisata paling terkenal di Paris itu sempat ditutup bagi pengunjung.
Baca Juga: Ribuan Turis Dievakuasi dari Menara Eiffel Paris, Kenapa?
BAPS merupakan organisasi keagamaan dan sipil internasional yang menganut Swaminarayan, salah satu cabang dalam agama Hindu. Kedatangan mereka ke Paris berkaitan dengan perayaan peresmian sebuah kuil Hindu tradisional.
Setelah polemik tersebut, SETE menyatakan akan mengambil sejumlah langkah untuk mencegah persoalan serupa terjadi kembali. Salah satunya melalui program pelatihan yang berfokus pada isu kesetaraan gender.
Ketua SETE, Ariel Weil, pada Selasa, 29 September 2026,menyampaikan agar berbagai langkah dan program pelatihan untuk mendorong kesetaraan gender segera diterapkan.
Menara Eiffel menjadi salah satu destinasi wisata utama di Paris. Bangunan yang memiliki ketinggian sekitar 330 meter tersebut diperkirakan menerima kunjungan sekitar 7 juta wisatawan setiap tahun.
Arsip - Foto tidak bertanggal ini menunjukan pasangan pengantin berada di kawasan Menara Eiffel di Paris, Prancis. (ANTARA/Xinhua/aa.) (Antara)