Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Presiden Gibran Rakabuming mengunjungi warga yang mengungsi akibat banjir bandang di Posko Pengungsi Balai Pemuda Kayu Aro, Solok, Sumatera Barat, untuk memastikan kebutuhan para korban bencana mendapat penanganan.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah bersama seluruh unsur terkait terus berkoordinasi untuk menangani kondisi darurat sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.
"Saya memahami kondisi ini berat bagi Bapak dan Ibu. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah akan terus berkoordinasi untuk melakukan langkah tanggap darurat dan pemulihan pascabencana berjalan optimal di lapangan," ujar Wapres Gibran.
Menurut Gibran, keselamatan masyarakat menjadi hal utama selama masa tanggap darurat. Ia telah meminta pemerintah daerah serta perwakilan pemerintah pusat yang berada di lokasi untuk memastikan keselamatan dan kebutuhan mendesak warga menjadi prioritas.
Baca Juga: Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Tiga Wilayah Sumut
Selain kebutuhan dasar, pemerintah juga melakukan pendataan terhadap berbagai dampak yang dialami warga, termasuk kerusakan rumah, lahan pertanian, dan hewan ternak. Pendataan tersebut diperlukan agar proses pemulihan dapat dilakukan secara tepat sasaran.
"Terkait rumah dan lahan pertanian milik warga yang mengalami kerusakan, saat ini sedang dilakukan pendataan. Segera sampaikan kepada petugas di lapangan terkait rumah, lahan pertanian, hewan ternak yang jadi imbas akibat bencana. Pemerintah pastikan untuk melakukan penggantian dan pemulihannya," ujar Wapres.
Saat berdialog dengan warga, Gibran juga menerima laporan mengenai rumah yang sudah tidak dapat ditempati akibat bencana. Ia memastikan kondisi tersebut akan ditindaklanjuti melalui proses pendataan dan pembangunan kembali hunian yang terdampak.
Perhatian pemerintah juga diarahkan pada dokumen administrasi kependudukan yang kemungkinan hilang atau mengalami kerusakan. Gibran meminta pemerintah daerah mengoordinasikan pengurusan kembali kartu keluarga, KTP, serta dokumen administrasi lainnya agar kebutuhan warga dapat segera dipenuhi.
Baca Juga: Wagub Aceh Dampingi Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Terdampak Bencana Hidrometeorologi
"Selain rumah, perlu ditindaklanjuti penanganan administrasi dokumen-dokumen, KK, KTP. Itu nanti Pak Bupati harus koordinir, ya," tambah Wapres.
Banjir bandang yang dipicu hujan berintensitas tinggi menerjang wilayah Arosuka pada Senin malam, 21 September 2026. Bencana tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Penanganan kondisi darurat masih dilakukan oleh pemerintah daerah bersama berbagai unsur terkait.
Dalam peninjauannya, Gibran juga memastikan penanganan di lapangan berjalan cepat dan terkoordinasi. Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan, seperti ibu hamil, lanjut usia, penyandang disabilitas, dan anak-anak.
Selain Posko Pengungsi Balai Pemuda Kayu Aro, Wapres mendatangi Posko Utama Penanggulangan Bencana Kabupaten Solok di Lapangan Kantor Bupati Solok. Di lokasi tersebut, ia memberikan arahan secara langsung kepada pemerintah daerah dan unsur terkait.
Gibran kemudian meninjau rumah warga yang terdampak banjir bandang di Desa Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang. Ia melihat kondisi rumah yang terkena material banjir dan masih dalam tahap pembersihan serta berdialog dengan warga mengenai kondisi dan kebutuhan mereka setelah bencana.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Kepala BNPB Suharyanto, serta jajaran Forkopimda Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Solok.
(Sumber: Antara)
Wapres Gibran Rakabuming (tengah) saat meninjau posko pengungsi banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, Jumat, 25 September 2026. (Antara)