Putra Dubes Israel untuk AS Terluka Parah dalam Insiden Tabrak Lari di Tepi Barat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Sep 2026, 07:55
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Anggota pasukan Israel terlihat selama operasi militer di Ramallah, Tepi Barat tengah, 16 September 2025. (ANTARA/Ayman Nobani/Xinhua.) Anggota pasukan Israel terlihat selama operasi militer di Ramallah, Tepi Barat tengah, 16 September 2025. (ANTARA/Ayman Nobani/Xinhua.) (Antara)

Ntvnews.id, Tepi Barat - Putra Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat Yechiel Leiter, Neria Leiter, dilaporkan mengalami luka parah setelah menjadi korban insiden tabrak lari di kawasan Tepi Barat, Palestina.

Leiter menyampaikan kondisi putranya melalui unggahan di media sosial. Ia mengatakan Neria "membutuhkan keajaiban" setelah mengalami kecelakaan, dikutip dari Al Jazeera, Jumat, 25 September 2026.

Neria terluka setelah sebuah mobil yang dikendarai seorang pria Palestina menabrak pos pemeriksaan keamanan di dekat permukiman Beit Horon pada Rabu sore. Pasukan Israel yang berada di lokasi kemudian menembaki pria tersebut ketika berusaha melarikan diri hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi pria tersebut sebagai Mahmoud Suleiman.

Setelah kejadian tersebut, Israel dilaporkan meningkatkan jumlah personel militernya di wilayah yang menghubungkan Yerusalem dengan Tel Aviv.

Baca Juga: Mantan Jenderal Israel Sebut Kekerasan Pemukim di Tepi Barat sebagai Pembersihan Etnis

Neria Leiter diketahui merupakan prajurit cadangan militer Israel. Sementara itu, kakak tertuanya, Moshe Yedidya Leiter, juga pernah mengalami luka sebelum akhirnya meninggal ketika bertugas di Gaza. Peristiwa tersebut terjadi sekitar satu bulan setelah serangan kelompok Hamas.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Israel Isaac Herzog menyampaikan belasungkawa sekaligus mendoakan agar Neria segera pulih.

Netanyahu juga sempat mengunjungi Neria di rumah sakit sebelum bertolak ke New York, Amerika Serikat, untuk menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Yechiel Leiter diketahui memiliki peran penting dalam pembicaraan diplomatik langsung pertama antara Israel dan Lebanon yang berlangsung di Washington pada April lalu.

Pada Juni, Israel dan Lebanon menyepakati sebuah kerangka kerja yang disebut menjadi tahap awal menuju proses perdamaian setelah kedua pihak terlibat konflik selama berbulan-bulan.

x|close