Trump Sebut Serangan AS ke Iran untuk Lindungi Israel dan Negara Barat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Sep 2026, 22:26
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Antara)

Ntvnews.id, AS - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan serangan yang dilakukan Washington terhadap Iran bertujuan melindungi Israel, kawasan Timur Tengah, serta negara-negara Barat dari ancaman serangan Teheran.

Trump menyampaikan alasan tersebut saat menjelaskan kebijakan militer Amerika Serikat terhadap Iran pada Rabu, 2 September 2026 waktu setempat.

"Kami melakukannya untuk membantu Timur Tengah. Kami melakukannya untuk membantu Israel. Kami melakukannya untuk membantu diri kami sendiri," kata Trump, Rabu, 2 September 2026.

Menurut Trump, Iran berpotensi memperluas ancamannya ke sejumlah wilayah setelah terlebih dahulu menyerang Israel dan kawasan Timur Tengah.

Baca JugaTrump Usul Nama Selat Hormuz Diganti Jadi 'Selat Trump'

"Setelah mereka memusnahkan Israel, yang dengan senang hati akan mereka lakukan, mereka menuju Timur Tengah, lalu mereka akan mengejar Eropa dan kemudian beberapa kota kami," katanya.

Sebelum menyampaikan pernyataan tersebut, Trump juga berusaha meyakinkan masyarakat Israel di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Teheran.

"Israel tidak perlu khawatir. Tahukah Anda mengapa? Karena saya adalah presiden dan saya akan menjaga Israel," katanya kepada penyiar Israel KAN.

Pernyataan Trump muncul ketika konflik kembali meningkat setelah jeda pertempuran antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung sekitar satu bulan berakhir.

Baca JugaTrump Tak Paksa Iran Berunding, Serukan Rakyat Iran untuk Berjuang

Pada akhir pekan, Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap peluncur roket yang berada di Pulau Larak, Iran. Setelah serangan tersebut, Teheran membalas dengan meluncurkan rudal ke arah Yordania dan Uni Emirat Arab.

Sikap Trump tersebut juga konsisten dengan pernyataannya yang selama ini menempatkan dirinya sebagai pihak yang bertanggung jawab atas keamanan Israel. Ia juga kerap menggambarkan dukungan Washington terhadap Tel Aviv sebagai bentuk jaminan pribadinya.

"Tanpa saya, tidak akan ada Israel," kata Trump, yang berulang kali menyampaikan pernyataan serupa.

(Sumber: Antara)

x|close