Rusia-Ukraina Saling Serang, Bocah 8 Tahun Tewas dalam Gempuran Drone

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Agu 2026, 08:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Bangunan hunian rusak akibat serangan Rusia di Kiev, Ukraina, (6/7/2026). Ilustrasi - Bangunan hunian rusak akibat serangan Rusia di Kiev, Ukraina, (6/7/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Moskow - Serangkaian serangan drone Ukraina menghantam sejumlah wilayah di bagian selatan Rusia dan menyebabkan sedikitnya dua orang meninggal dunia, salah satunya anak berusia delapan tahun. Di sisi lain, serangan Rusia pada malam yang sama juga menyasar sebuah kota di garis depan perang Ukraina dan menewaskan sedikitnya dua orang.

Rusia dan Ukraina terus terlibat dalam aksi saling serang melalui udara dalam beberapa waktu terakhir. Ukraina semakin intensif melancarkan serangan ke wilayah Rusia yang disebut sebagai respons atas serangan rutin Moskow terhadap berbagai kota di Ukraina.

Dilansir dari AFP, Kamis, 13 Agustus 2026, Wilayah Krasnodar, Rusia bagian selatan, yang dikenal memiliki sejumlah tujuan wisata, menjadi salah satu sasaran serangan drone Ukraina. Wilayah tersebut dihantam serangan yang disebut melibatkan "ratusan" drone.

"Seorang anak berusia 8 tahun tewas di Novorossiysk... Delapan orang, termasuk seorang anak, mengalami luka-luka dan telah dirawat di rumah sakit," kata Gubernur Krasnodar Venyamin Kondratyev melalui Telegram.

Kondratyev mengatakan serpihan drone yang berhasil ditembak jatuh menyebabkan kerusakan pada 21 bangunan di kota pelabuhan Novorossiysk. Sejumlah foto yang beredar di media sosial, meski belum terverifikasi, menunjukkan sejumlah apartemen mengalami kerusakan pada bagian jendela. Beberapa kendaraan juga terlihat terbakar.

Baca Juga: Kerangka Wanita Hamil Berusia 9.000 Tahun Ditemukan

Korban jiwa lainnya dilaporkan terjadi di kawasan Desa Volna. Seorang pria meninggal dunia setelah puing-puing drone jatuh di halaman rumahnya.

"Para dokter telah berusaha semaksimal mungkin, namun sayangnya mereka tidak dapat menyelamatkan nyawa pria tersebut," ujar Kondratyev.

Selain itu, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat serangan di kota wisata Gelendzhik yang berada di pesisir Laut Hitam.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan pasukannya berhasil menghancurkan atau mencegat 502 drone Ukraina yang terdeteksi di sejumlah wilayah Rusia dan kawasan Laut Hitam selama operasi malam hari.

Sementara itu, Angkatan Udara Ukraina melaporkan Rusia juga melancarkan serangan udara menggunakan kombinasi rudal dan drone. Sebagian besar serangan Moskow disebut menyasar wilayah Odesa dan Sumy.

Ilustrasi - Drone atau pesawat nirawak. ANTARA/Xinhua/pri <b>(Antara)</b> Ilustrasi - Drone atau pesawat nirawak. ANTARA/Xinhua/pri (Antara)

Menurut klaim Kyiv, Rusia mengerahkan 138 drone dalam serangan tersebut. Sebanyak 112 drone di antaranya disebut berhasil ditembak jatuh atau dicegat oleh pertahanan udara Ukraina.

Serangan Rusia juga dilaporkan menghantam Kherson, kota yang berada di garis depan pertempuran di bagian selatan Ukraina. Otoritas setempat menyebut sedikitnya dua orang meninggal dunia, termasuk seorang perempuan yang rumahnya terkena serangan drone.

Kherson menjadi salah satu wilayah yang kerap mengalami serangan karena posisi pasukan Rusia berada di sisi lain Sungai Dnipro, yang membentang melewati kawasan selatan Ukraina.

Pertukaran serangan udara antara kedua negara pun terus berlangsung di tengah konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Serangan terhadap wilayah sipil kembali menimbulkan korban jiwa dan kerusakan di kedua sisi.

HIGHLIGHT

x|close