Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa setiap kebijakan pembangunan harus memberikan manfaat yang nyata dan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tingginya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana kesejahteraan dapat dirasakan secara merata hingga ke desa-desa dan pelosok Indonesia.
Menko Muhaimin mengatakan, arah pembangunan nasional harus berpegang teguh pada amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, yakni memastikan pengelolaan sumber daya alam dan perekonomian nasional digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
"Tujuan utama pembangunan adalah menghadirkan kesejahteraan yang dapat dirasakan masyarakat secepat-cepatnya. Karena itu, pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemerataan dan keadilan, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh sebagian kalangan, tetapi oleh seluruh rakyat Indonesia," ujar Menko Muhaimin melalui keterangannya, 27 Juli 2026.
Menurutnya, di tengah tantangan ekonomi global dan dinamika geopolitik, Indonesia perlu memperkuat kemandirian dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki sendiri. Kekayaan sumber daya alam harus dikelola secara lebih optimal agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan menjadi fondasi bagi peningkatan kesejahteraan.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Menko Muhaimin menilai berbagai aturan yang menghambat percepatan pembangunan perlu terus disempurnakan. Penyederhanaan regulasi diharapkan mampu mempercepat investasi, membuka lapangan pekerjaan, memperluas kesempatan berusaha, serta memperkuat pemberdayaan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, petani, nelayan, dan kelompok usaha produktif lainnya.
Selain itu, Menko Muhaimin menekankan pentingnya arah kebijakan anggaran yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, anggaran negara harus menjadi instrumen untuk menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus memperkuat akses terhadap pelayanan dasar dan kegiatan ekonomi.
Salah satu contoh nyata adalah melalui pembangunan ribuan jembatan di berbagai wilayah yang akan membuka akses masyarakat terhadap pendidikan, layanan kesehatan, pasar, hingga distribusi hasil produksi. Infrastruktur tersebut bukan hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kita ingin setiap rupiah dari anggaran negara benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat. Pembangunan harus hadir sebagai solusi atas kebutuhan masyarakat dan membuka lebih banyak kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan taraf hidup," katanya.
Kemenko PM terus memperkuat sinergi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan agar setiap program pembangunan saling terintegrasi dan memberikan dampak yang lebih besar terhadap pengurangan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Menko Muhaimin menegaskan, pembangunan yang berpihak kepada rakyat merupakan fondasi utama untuk mewujudkan Indonesia yang lebih mandiri, berdaya saing, dan berkeadilan.
"Yang paling penting adalah masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari setiap kebijakan yang diambil pemerintah. Ketika akses terbuka, kesempatan semakin luas, dan kesejahteraan meningkat, di situlah pembangunan telah mencapai tujuannya," ucap Menko Muhaimin.
Menko Muhaimin Iskandar (Dokumentasi)