Ntvnews.id, Jakarta - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea akhirnya buka suara mengenai isu miring yang menyebut dirinya mengambil uang angpao atau amplop pernikahan putra bungsunya, Fritz Hutapea.
Melalui sebuah klarifikasi di media sosial, Hotman menepis tuduhan tersebut dan menjelaskan kronologi sebenarnya mengenai uang pemberian konglomerat hingga uang resepsi.
Hotman Paris menegaskan bahwa tuduhan dirinya merampas hak sang anak adalah salah paham besar. Ia pun membeberkan bukti kedermawanannya sebagai seorang ayah selama ini.
Salah satu poin utama yang diklarifikasi Hotman adalah mengenai pemberian dari konglomerat ternama, Prayogo Pangestu. Hotman menceritakan bahwa beberapa hari sebelum resepsi Fritz, ia dan putranya dipanggil ke kantor Prayogo Pangestu.
Dalam pertemuan tersebut, Prayogo telah menyiapkan dua boks uang dengan peruntukan yang berbeda dan sangat tegas.
"Kotak pertama isinya Rp200 juta, diserahkan kepada Fritz dan disebutkan 'ini angpao dari Bapak Prayogo kepada Fritz'. Sedangkan kotak kedua diserahkan ke saya isinya Rp800 juta, karena beliau adalah mantan klien saya," ujar Hotman Paris di Instagram, 20 Juli 2026.
Baca Juga: Anak Bongkar Aib Hotman Paris Usai Bela Eks Jampidsus
Fritz Hutapea (Instagram)
Baca Juga: Frank dan Fritz Hutapea Sentil Aspri Hotman Paris, Singgung Perkara Hukum hingga Benny Jannah
Hotman menekankan bahwa uang Rp800 juta tersebut adalah "oleh-oleh" atau bentuk apresiasi dari mantan klien kepada pengacaranya, bukan bagian dari angpao pernikahan Fritz. "Itulah yang dituduh seolah-olah yang 800 juta pun saya ambil, padahal itu tegas diucapkan dalam pertemuan tersebut," tambahnya.
Terkait uang angpao dari tamu undangan saat resepsi adat maupun nasional, Hotman menjelaskan bahwa dirinya justru melawan arus kebiasaan hukum adat Batak. Menurutnya, secara adat, seluruh angpao biasanya menjadi hak orang tua yang menyelenggarakan acara.
Namun, hal itu tidak berlaku bagi anak-anaknya. Hotman mengaku telah menginstruksikan istrinya untuk menyerahkan seluruh uang angpao kepada Fritz tanpa potongan sepeser pun.
"Saya mengatakan kepada istri, kasih semua. Seluruh uang angpao dari relasi-relasi saya yang semuanya pengusaha diserahkan kepada Fritz 100 persen. Begitu juga waktu pernikahan Frank dulu, tidak ada satu perak pun yang dipersoalkan," tegas pria yang dijuluki 'Pengacara Rp30 Miliar' tersebut.
View this post on Instagram
Sebagai bukti bahwa dirinya tidak mungkin mengincar uang anaknya, Hotman memaparkan sejarah pendidikan ketiga anaknya yang menelan biaya sangat fantastis. Sejak SMA, Frank, Felicia, dan Fritz telah disekolahkan di sekolah internasional elit, Jakarta Intercultural School (JIS).
Ketiganya kemudian melanjutkan studi hukum di Inggris hingga meraih gelar sarjana. Tak hanya itu, Hotman juga membiayai berbagai program tambahan di universitas kelas dunia.
"Frank saya kirim magang ke Australia. Felicia pernah ke Harvard dan pengadilan di Inggris. Fritz magang di London dan New York City. Bahkan Fritz dan Felicia terkadang ke Oxford dan Cambridge. Semua biayanya saya bayar sangat mahal," ungkapnya.
Menutup klarifikasinya, Hotman menyatakan bahwa gaya hidup mewah yang dirasakan anak-anaknya adalah hasil dari kerja keras dan kasih sayangnya sebagai bapak. Ia merasa terluka dengan tuduhan bahwa dirinya mengambil hak uang anaknya.
"Jadi enggak mungkin saya mengambil hak uang yang bukan hak saya. Saya tidak kelas begitu. Sekali lagi, saya tidak kelas begitu," pungkas Hotman Paris dengan nada tegas.
Hotman Paris (Instagram)