Kemhan Dukung Pembangunan Pabrik Munisi PT Pindad di Kalimantan Selatan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Jul 2026, 21:29
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri ground breaking pembangunan pabrik munisi PT. Pindad di Batulicin, Kalimantan Selatan, Sabtu, 4 Juli 2026 Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri ground breaking pembangunan pabrik munisi PT. Pindad di Batulicin, Kalimantan Selatan, Sabtu, 4 Juli 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyatakan dukungannya terhadap pembangunan pabrik munisi PT Pindad di Batulicin, Kalimantan Selatan, sebagai upaya memperkuat ketersediaan pasokan amunisi bagi personel TNI di berbagai wilayah.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam acara peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan pabrik munisi di Kalimantan Selatan pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemenhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari penguatan industri pertahanan nasional.

"Pembangunan pabrik munisi di Batulicin merupakan bagian dari program pengembangan industri pertahanan oleh PT Pindad yang sejalan dengan kebijakan Kemenhan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan munisi bagi TNI," kata Rico Ricardo Sirait di Jakarta, Senin, 6 Juli 2026.

Baca Juga: PT Pindad dan KG Mobility Kolaborasi Bangun Mobil Listrik Nasional

Menurut Rico, pembangunan pabrik tersebut menjadi langkah strategis karena dapat memperkuat berbagai aspek pertahanan nasional. Kehadiran fasilitas produksi itu juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pasokan munisi dari luar negeri.

Dengan demikian, PT Pindad sebagai industri pertahanan dalam negeri akan semakin mandiri sekaligus memperkuat perannya sebagai produsen utama amunisi bagi TNI.

Selain meningkatkan kemandirian industri pertahanan, keberadaan pabrik tersebut juga dinilai dapat mempercepat proses distribusi munisi sehingga kebutuhan setiap satuan TNI dapat dipenuhi secara lebih efektif dan tepat waktu.

Rico menambahkan, Batulicin dipilih sebagai lokasi pembangunan pabrik setelah melalui sejumlah kajian teknis dan strategis.

Baca Juga: Mobil Kepresidenan Buatan PT Pindad Tampil di Panggung Internasional

"Pemilihan Batulicin tentu melalui berbagai pertimbangan teknis dan strategis, antara lain ketersediaan lahan, akses wilayah, potensi dukungan infrastruktur, serta posisi Kalimantan Selatan yang strategis dalam mendukung distribusi dan penguatan industri pertahanan nasional," jelas dia.

Ia optimistis pembangunan pabrik munisi tersebut akan semakin memperkuat industri pertahanan nasional sekaligus mendukung peningkatan kemampuan pertahanan Indonesia.

(Sumber: Antara)

x|close