Viral Anggota Polisi Berpangkat AKBP di Kalsel Terekam Merokok Sambil Nyetir, Propam Turun Tangan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Mei 2026, 14:04
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Viral Polisi Berpangkat AKBP Merokok Viral Polisi Berpangkat AKBP Merokok (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Video yang menampilkan seorang perwira menengah Polri berpangkat AKBP menjadi sorotan luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang anggota kepolisian tengah mengemudikan mobil sedan sambil merokok. Kendaraan yang digunakan berpelat nomor “DA”, yang diketahui merupakan kode registrasi dari Provinsi Kalimantan Selatan.

Peristiwa ini terekam oleh seorang pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas dan mendapati momen tersebut. Alih-alih menghindar saat disorot, oknum polisi itu justru merespons dengan merekam balik pengendara yang mengambil videonya.

Setelah video tersebut menyebar dan menuai perhatian publik, identitas perwira itu akhirnya terungkap. Ia diketahui bernama Saharudin, seorang anggota Polri berpangkat AKBP yang bertugas di Polda Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Prabowo Minta Dudung Cek Dugaan Insentif Dapur pada MBG yang Disetop

Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Selatan, Kombes Polisi Adam Erwindi, membenarkan informasi tersebut. "Iya bener, yang bersangkutan bertugas di Polda Kalsel," ujar Adam saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2026).

Lebih lanjut dijelaskan, AKBP Saharudin menjabat sebagai Perwira Menengah (Pamen) di Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Kalsel. Menyusul viralnya video tersebut, yang bersangkutan telah dipanggil oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk menjalani pemeriksaan.

"Yang bersangkutan sudah dipanggil Propam Polda untuk dimintai keterangan," jelas Adam.

Polda Kalimantan Selatan pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian yang memicu perhatian publik ini. Adam menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti kasus tersebut dan berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

"Saya selaku Kabid Humas mohon maaf atas kejadian tersebut. Dan akan kami tindak lanjuti dan semoga tidak terjadi lagi ke depan," pungkas Adam.

x|close