Pelatihan SPPI untuk Koperasi Merah Putih Dipersingkat Jadi 2 pekan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Jul 2026, 19:10
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan saat memberi keterangan di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026 Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan saat memberi keterangan di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemhan) memutuskan memangkas durasi pelatihan bagi peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang akan terlibat dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Pelatihan kedisiplinan dan kepemimpinan yang semula berlangsung lebih lama kini hanya akan dilaksanakan selama dua pekan.

Perubahan tersebut dilakukan setelah Kemhan merevisi konsep latihan dasar militer (latsarmil) yang sebelumnya diarahkan sebagai bagian dari pembentukan komponen cadangan (komcad). Program itu kini diubah menjadi Pelatihan Bela Negara dengan waktu pelaksanaan yang lebih singkat.

"Tempat pembelajaran, tempat pendidikan tetap di 67 satdik (satuan pendidikan TNI) tersebut cuma waktunya saja yang berubah. Nah, itu adalah terkait dengan kami telah merevisi program tersebut," ujar Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan usai menghadiri rapat bersama Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026.

Baca Juga: Ferry Juliantono: Model Bisnis KDKMP Sedang Dimatangkan untuk Tahap Operasional

Usai mengikuti Pelatihan Bela Negara, para peserta akan melanjutkan pendidikan manajerial selama satu bulan. Donny menjelaskan, materi tersebut akan diberikan oleh Kementerian Koperasi serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), disesuaikan dengan kebutuhan program koperasi desa maupun koperasi nelayan.

"Dari Kementerian Koperasi sudah menyiapkan modul-modulnya demikian juga yang dari KKP juga sudah menyiapkan modul-modul pembelajaran," kata Donny.

Menurutnya, perubahan skema pelatihan itu merupakan hasil evaluasi Kemhan terhadap pelaksanaan latsarmil, menyusul meninggalnya lima peserta SPPI selama program berlangsung.

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai program Koperasi Merah Putih memiliki tujuan besar karena berpotensi memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional, baik di tingkat mikro maupun makro.

Baca Juga: Kemhan Hentikan Program Latsarmil untuk Peserta SPPI, Ubah Konsep Pelatihan

Karena itu, ia menekankan agar pelaksanaan program tersebut dilakukan secara optimal sehingga tidak menimbulkan dampak negatif terhadap citra pemerintah maupun tujuan yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

"Kami sudah sangat memahami dan ini menjadi masukan yang luar biasa untuk menyempurnakan program yang amat mulia ini," kata Dave.

(Sumber: Antara)

x|close