KSP Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya SPPI di Sumedang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Jun 2026, 20:25
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menyampaikan duka cita atas wafatnya salah satu peserta pelatihan program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dengan mendatangi rumah duka di Kabupaten Sumedang Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menyampaikan duka cita atas wafatnya salah satu peserta pelatihan program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dengan mendatangi rumah duka di Kabupaten Sumedang (Antara)

Ntvnews.id, Sumedang - Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menyampaikan duka cita atas wafatnya salah satu peserta pelatihan program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dengan mendatangi rumah duka di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Selasa.

Dalam kunjungannya, Dudung menegaskan bahwa kehadiran dirinya bersama jajaran pemerintah merupakan bentuk empati sekaligus wujud kehadiran negara dalam menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum.

"Kami datang mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya teman-teman kita semua, Ananda Rifqi, pada saat latihan SPPI dan saya atas nama negara ada tentunya hadir untuk mengucapkan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya," jelasnya, dikutip dari Antara, Selasa, 30 Juni 2026.

Dudung menyampaikan bahwa pemerintah turut merasakan kehilangan yang dialami keluarga dan berkomitmen memberikan perhatian sebagai bentuk kepedulian atas peristiwa tersebut.

Baca Juga: Bank Jakarta Pilih Pertumbuhan Berkualitas di Tengah Kenaikan Suku Bunga

Ia juga menuturkan bahwa kepergian Muhammad Rifki Renaldi Gunawan merupakan kehilangan besar bagi bangsa. Menurutnya, almarhum merupakan salah satu putra terbaik yang tengah dipersiapkan untuk mengemban tugas penting dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program SPPI.

Pada kesempatan tersebut, Dudung mengaku telah berbincang langsung dengan kedua orang tua almarhum. Ia menyebut keluarga telah menerima kepergian putra mereka dengan ikhlas, meskipun duka mendalam masih dirasakan.

"Kita merasa kehilangan putra terbaik bangsa dalam proses dan pelaksanaan pendidikan untuk ke depannya adalah tugas mulia dalam rangka menyejahterakan masyarakat," katanya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Dudung mengatakan pemerintah juga menyerahkan santunan kepada keluarga almarhum sebagai bentuk kepedulian dan perhatian negara terhadap keluarga yang ditinggalkan.

"Kami memberikan santunan juga dan saya juga agendakan hari ini mengunjungi makam untuk mendoakan almarhum," ujarnya.

Usai melaksanakan takziah di rumah duka, Dudung bersama jajaran pemerintah yang mendampinginya melanjutkan agenda dengan berziarah ke makam almarhum. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mendoakan serta memberikan penghormatan terakhir kepada peserta program SPPI yang meninggal dunia tersebut.

x|close