Ntvnews.id, Jakarta - Suasana Istana Jakarta, pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi para generasi muda yang mendapat kesempatan tampil di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Di antara mereka, ada Adiel Mintarja dari Provinsi Bali serta Raisya Putri Ahmad dan Jessie Nababan dari SRT 4 DKI Jakarta yang membawa cerita, semangat, dan mimpi masing-masing.
Bagi Adiel, kesempatan tampil di Istana merupakan puncak dari proses panjang yang telah dijalaninya sejak mengikuti audisi Gita Bahana Nusantara (GBN) pada Juli 2026. Sebagai anggota paduan suara GBN dari Provinsi Bali, Adiel mengisi suara alto dan bersama anggota lainnya menjalani rangkaian latihan hingga akhirnya tampil dalam perayaan kemerdekaan.
“Tentu perasannya sangat senang, sangat bangga, dan masih merasa sedikit tidak bisa, ga nyangka ya karena hari ini momen sekali seumur hidup yang sangat berharga bisa mewakili provinsi Bali ikut di paduan suara Gita Bahana Nusantara 2026,” ujar Adiel.
Bagi Adiel, salah satu tantangan terbesar adalah membawakan lagu-lagu daerah dari berbagai penjuru Indonesia. Tidak hanya harus menguasai teknik vokal, ia juga perlu mengenali karakter lagu sekaligus memahami kekayaan budaya yang terkandung di dalamnya.
“Mungkin tantangan tersendiri dari aku, dari suara alto saat kita dikasih lagu-lagu baru yang sebelumnya mungkin karena kita di sini bawa banyak lagu daerah apalagi medley Gita Bahana Nusantara nanti itu dari berbagai daerah dan tentunya ga semua kita hapal ya, itu tantangan tersendiri sih untuk mengenali semua kebudayaan dan lagu-lagunya sih,” tuturnya.
Baca Juga: 17 Penerjun Kopassus dan Kekuatan Alutsista Udara Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Jika Adiel datang membawa semangat keberagaman musik Indonesia, Raisya Putri Ahmad hadir dengan cerita lain. Siswi SRT 4 DKI Jakarta itu mengaku sangat bahagia sekaligus antusias ketika mengetahui dirinya mendapat kesempatan tampil menjadi bagian paduan suara di Istana.
“Senang, bahagia, dan excited banget. Kapan lagi ya bisa ke sini,” ujar Raisya.
Persiapan yang dilakukan termasuk mengikuti latihan dan gladi bersih sebanyak dua hingga tiga kali, bagi Raisya, bukan sekadar persiapan untuk tampil, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun kepercayaan diri dan menunjukkan bakat yang selama ini dimilikinya.
“Di sini aku bisa apa ya tampil di depan semua orang dengan percaya diri terus menunjukkan bakat aku yang selama ini terpendam. Terus abis itu kapan lagi bisa dilihat sama presiden dari sana,” tuturnya.
Bagi Raisya, kesempatan berada di Istana juga menjadi momentum untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo atas keberadaan Sekolah Rakyat yang menurutnya telah memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk kembali membangun harapan dan mengejar cita-cita.
“Teruntuk bapak presiden, Pak Prabowo Subianto terima kasih sudah menciptakan sekolah rakyat yang bikin kita bisa bangkit lagi dan mulai mimpi kita lagi,” ucap Raisya.
Cerita serupa disampaikan Jessie Nababan, siswi SRT 4 DKI Jakarta. Berada di Istana dan tampil dalam rangkaian peringatan kemerdekaan sebagai paduan suara menjadi pengalaman yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan.
“Awalnya aku ga pernah nyangka akan ada di titik seperti ini. Ada berdiri di tengah istana negara ini. Tampil lewat sekolah rakyat aku bisa ada di sini, itu semua juga berkat tuhan dan pasti happy banget sih kak,” kata Jessie.
Berdiri di Istana, bagi Jessie, menjadi bukti bahwa kesempatan dapat membuka jalan bagi seseorang untuk kembali mengejar mimpi. Ia pun menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada Presiden Prabowo.
“Bapak presiden Prabowo terima kasih banyak, berkat bapak saya bisa bersekolah kembali dan saya bisa ada di tengah-tengah sini itu juga berkat bapak,” ujarnya.
Bagi Adiel, Raisya, dan Jessie, tampil di hadapan Presiden bukan sekadar tentang pertunjukan. Ada rasa bangga, dukungan keluarga, kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, serta keyakinan bahwa mimpi dapat terus tumbuh ketika diberikan ruang dan kesempatan.
Suasana Istana Jakarta, pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi para generasi muda yang mendapat kesempatan tampil di hadapan Presiden Prabowo Subianto (Sekretariat Presiden)