Ntvnews.id, Mexico City - Otoritas Venezuela melaporkan pembaruan data terkait dampak bencana gempa kembar yang mengguncang negara tersebut. Hingga Sabtu, 27 Juni 2026, angka kematian dilaporkan telah menyentuh 1.430 jiwa, sementara korban luka-luka kini terdata sebanyak 3.238 orang.
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Jorge Rodriguez selaku Ketua Majelis Nasional Venezuela. Dalam sebuah pidato yang ditayangkan melalui saluran televisi VTV, Rodriguez menyampaikan rasa belasungkawanya yang mendalam:
Baca Juga: Indonesia Sampaikan Duka Mendalam atas Gempa Dahsyat di Venezuela yang Tewaskan 920 Orang
"Saat ini, kami telah mendata yakni ada 1.430 saudara, saudari kami yang, sayangnya, telah meninggal dunia. Kami menyampaikan duka cita kepada keluarga dan kerabat terkasih mereka,"
Terkait penanganan korban, Rodriguez juga memastikan bahwa logistik dan pertolongan medis telah disalurkan bagi 3.238 warga yang mengalami luka-luka akibat guncangan hebat tersebut.
Baca Juga: Gempa Dahsyat Venezuela: 1.600 Tim Penyelamat Internasional Tiba, Korban Tewas Tembus 900 Orang
Selain jatuhnya korban jiwa dan luka, sektor pemukiman juga terdampak serius. Pihak pemerintah sejauh ini telah mengidentifikasi sebanyak 3.142 keluarga yang kini kehilangan kediaman mereka. Rodriguez menegaskan bahwa seluruh keluarga terdampak akan segera dievakuasi ke posko pengungsian dan diberikan dukungan logistik yang memadai.
Untuk mengantisipasi krisis kesehatan di lokasi bencana, tim medis di lapangan bergerak cepat dengan menggelar 12.000 sesi konsultasi kesehatan bagi masyarakat terdampak. Di samping itu, layanan darurat di berbagai pos pemeriksaan kesehatan utama tercatat telah melayani dan memberikan bantuan kepada lebih dari 5.000 warga.
(Sumber: Antara)
Sebuah bangunan rusak setelah diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 di Negara Bagian La Guaira, Venezuela, Kamis, 25 Juni 2026. (Antara)