Ntvnews.id, Mexico City - Dampak gempa besar yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Ketua Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez mengungkapkan ratusan bangunan mengalami kerusakan hingga hancur, termasuk fasilitas kesehatan dan pusat perbelanjaan.
Dalam pernyataannya yang disiarkan televisi dan dikutip RIA Novosti pada Jumat, 26 Juni 2026, Rodriguez menyebut kerusakan akibat bencana tersebut telah menyentuh berbagai sektor penting.
Baca Juga: Gempa Besar Venezuela Tewaskan 235 Orang, Ribuan Warga Terluka
"Hingga kini, 250 bangunan dinyatakan rusak atau hancur total. Delapan rumah sakit mengalami kerusakan dan beberapa di antaranya harus dikosongkan. Sebanyak 20 mal dan 68 fasilitas infrastruktur rusak," kata Rodriguez.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu, 24 Juni 2026. Setelah guncangan utama, wilayah tersebut masih mengalami sekitar 30 gempa susulan.
Baca Juga: Paus Leo XIV Salurkan Bantuan Darurat Rp1,8 Miliar untuk Korban Gempa Kembar Venezuela
Korban jiwa akibat bencana itu terus bertambah. Hingga saat ini sedikitnya 235 orang dilaporkan meninggal dunia.
Selain menelan korban, gempa juga menyebabkan kerusakan luas pada permukiman warga, infrastruktur publik, serta sejumlah rumah sakit. Bandara utama Venezuela bahkan terpaksa menghentikan operasionalnya setelah terdampak bencana tersebut.
(Sumber: Antara)
Arsip - Tim penyelamat menyisir puing-puing bangunan yang runtuh akibat gempa dahsyat di Caracas, Venezuela, Rabu, 24 Juni 2026. (Antara)