Ntvnews.id, Jakarta - Di tengah dugaan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR (29) oleh pacarnya, Taufik Hidayat (TH), muncul kesaksian baru dari penjaga kos yang sempat terlibat langsung dalam proses membawa korban ke rumah sakit.
YTR dan Taufik diketahui tinggal bersama di sebuah indekos di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Namun, perhatian utama dalam peristiwa ini justru terjadi ketika kondisi korban memburuk dan harus segera mendapat penanganan medis.
Penjaga kos, Resa Rohendi, mengaku diminta langsung oleh Taufik untuk membantu proses pengantaran ke rumah sakit. Ia kemudian diminta masuk ke dalam mobil taksi online, sementara Taufik mengikuti perjalanan menggunakan sepeda motor.
"Jadi dari sini ke rumah sakit Ujungberung dulu. Terus pas di IGD juga saya sudah ada kejanggalan. Soalnya saya disuruh pelaku itu ngaku saudaranya," katanya.
Baca Juga: Ngeri! Atlet Tinju PON Disiksa Pakai Cangkul
Selama perjalanan menuju rumah sakit, Resa mengaku mulai merasakan adanya kejanggalan dalam situasi tersebut. Terlebih ketika ia melihat kondisi korban yang tampak tidak wajar dan tidak banyak berkomunikasi.
Menurut pengakuannya, informasi awal yang ia terima dari Taufik terkait kondisi YTR tidak disampaikan secara jujur. Saat itu, pelaku menyebut korban mengalami insiden jatuh.
"Ini awalnya bilang jatuh dari kamar mandi, abis itu karena dari Ujungberung enggak bisa nanganin, ini dirujuk ke RSHS," jelasnya.
Resa juga menuturkan bahwa sepanjang perjalanan ia tidak dapat berinteraksi secara leluasa dengan korban. Wajah YTR tertutup kerudung dan masker, sehingga sulit terlihat kondisi sebenarnya.
"Saya duduk di depan untuk matanya juga enggak kelihatan, karena pakai kerudung mukanya ketutupan. Terus kalau diajak ngobrol juga hanya ngangguk-ngangguk aja," ucapnya.
Terduga Pelaku Penyekapan di Bandung Taufik Hidayat (Instagram)