Ntvnews.id
Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas budaya Betawi sekaligus memperkenalkannya ke tingkat internasional. Ia lantas menegaskan bahwa ondel-ondel bukan sekadar ikon budaya tradisional, melainkan memiliki nilai filosofi yang mendalam dan menjadi bagian penting dari sejarah masyarakat Betawi.
"Ondel-ondel ini, saudara-saudara sekalian, nilai filosofinya luar biasa. Maka untuk itu dalam rangka 500 tahun nanti, saya akan menampilkan 500 ondel-ondel yang dibuat oleh desainer-desainer top yang akan memberikan wajah baru ondel-ondel Jakarta," ucapnya saat menghadiri Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi 2026 yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat, 19 Juni 2026 malam.
Ilustrasi - Ondel-Ondel. (ANTARA)
Menurut Pramono, ratusan ondel-ondel tersebut akan mendapatkan sentuhan kreatif dari desainer ternama sehingga mampu menghadirkan tampilan yang lebih modern tanpa meninggalkan akar budaya Betawi.
Langkah ini merupakan bagian dari visi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjadikan budaya Betawi semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional, seiring transformasi Jakarta menuju kota global.
Selain menghadirkan inovasi pada kesenian ondel-ondel, Pramono juga terus mendorong penguatan identitas Betawi di lingkungan pemerintahan. Salah satunya dengan mengedepankan penggunaan busana khas Betawi dalam berbagai kegiatan resmi.
Ia mengungkapkan bahwa para pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta kini didorong mengenakan pakaian adat Betawi, seperti ujung serong dan kebaya encim, dalam acara-acara tertentu sebagai bentuk pelestarian budaya.
Pramono Anung di Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi 2026 (YouTube Pemprov DKI)