Pramono Ingin Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi Jadi Tradisi Baru Jakarta

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Jun 2026, 22:15
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pramono Anung di Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi 2026 Pramono Anung di Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi 2026 (YouTube Pemprov DKI)

Ntvnews.id

, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berharap pelaksanaan Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi 2026 dapat menjadi tradisi tahunan baru di Ibu Kota.

Kegiatan yang digelar dalam rangka menjelang peringatan HUT ke-499 Jakarta itu disebut sebagai momentum penting untuk mengenang jasa para ulama, habaib, dan tokoh masyarakat Betawi yang telah berkontribusi besar bagi perkembangan Jakarta.

Dalam sambutannya, Pramono mengungkapkan bahwa acara tersebut merupakan yang pertama kali diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak dirinya menjabat sebagai gubernur.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Padati Monas Malam Ini Hadiri Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi di Monas  <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi di Monas (NTVNews.id/Adiansyah)

"Ini adalah acara yang pertama kali, dan saya sebagai Gubernur Jakarta yang menggagas acara ini, saya berharap dan memohon bahwa acara ini menjadi tradisi baru bagi kita semua, untuk bisa bersolawatan sambil haul para tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat dari Betawi yang berjasa bagi Jakarta," ucapnya.

Menurut Pramono, kegiatan haul bukan sekadar agenda keagamaan, tetapi juga bentuk penghormatan kepada para ulama, habaib, dan tokoh masyarakat Betawi yang telah memberikan kontribusi besar dalam membangun karakter, budaya, dan kehidupan sosial masyarakat Jakarta.

Ia menilai, mengenang perjuangan para tokoh agama merupakan langkah penting untuk menjaga warisan nilai-nilai keislaman dan kebudayaan Betawi di tengah perkembangan Jakarta sebagai kota global.

"Karena bagi saya, memberikan penghormatan kepada ulama, kepada habib, tentunya banyak rasa syukur yang bisa kita dapatkan," tutup Pramono.

x|close