KAI Percepat Tutup 172 Titik Perlintasan Sebidang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Jun 2026, 18:04
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Bobby Rasyidin Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Bobby Rasyidin (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus mempercepat penanganan perlintasan sebidang yang selama ini menjadi salah satu lokasi dengan tingkat risiko kecelakaan cukup tinggi dalam operasional perkeretaapian. Hingga saat ini, sebanyak 172 perlintasan telah ditutup, sementara ratusan titik lainnya masih dalam tahap penanganan.

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan perkembangan program penataan perlintasan sebidang tersebut telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.

“Kita harus berprogres cepat untuk perlintasan sebidang ini,” kata Bobby.

Ia menjelaskan, selain 172 titik yang telah ditutup, saat ini terdapat 490 perlintasan sebidang yang sedang menjalani proses penutupan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

Lebih lanjut, KAI juga mulai melakukan penanganan terhadap 1.148 titik lainnya melalui pemasangan palang pintu guna meminimalkan potensi kecelakaan di lokasi pertemuan antara jalur kereta dan jalan raya.

Baca Juga: Penumpang Dengar 3 Ledakan Sebelum KRL Duri-Tangerang Berhenti

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa wilayah dengan jumlah penanganan perlintasan sebidang terbanyak berada di kawasan Jakarta dan sekitarnya yang memiliki tingkat mobilitas sangat tinggi.

“Jakarta, Jabodetabek paling banyak. Ada 166,” ujar Dudy.

Menurutnya, penataan perlintasan sebidang menjadi salah satu prioritas pemerintah karena titik-titik tersebut masih kerap menjadi penyebab terjadinya kecelakaan maupun gangguan terhadap kelancaran perjalanan kereta api.

Melalui percepatan penutupan perlintasan dan pemasangan fasilitas pengamanan, pemerintah bersama KAI berharap tingkat keselamatan transportasi kereta api dapat terus meningkat sekaligus mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan yang selama ini menjadi titik rawan.

x|close