Ntvnews.id, Jakarta - PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro terus menunjukkan komitmen serius dalam mengakselarasi pembangunan proyek strategis nasional LRT Jakarta Fase 1B Velodrome - Manggarai yang kini telah mencapai progres keseluruhan 93,07% per minggu ke-4 bulan Mei 2026, hal ini menegaskan komitmen Jakpro sebagai motor akselerasi transformasi Jakarta menuju kota modern dan kota global berkelas dunia.
Struktur viaduct sepanjang 6,4 kilometer yang membentang dari Stasiun Velodrome hingga ujung Stasiun Manggarai telah mencapai 98,5%. Seluruh pekerjaan pemasangan PCU Girder (Prestressed Concrete U-Girder) di atas pilar-pilar beton bertulang telah tuntas dikerjakan dengan zero accident. Adapun progres pekerjaan trackwork yang mencakup pemasangan rel sudah mencapai 77%.
Project Director LRT Jakarta Fase 1B, Ramdani Akbar menyatakan bahwa capaian viaduct ini merupakan hasil kolaborasi erat antara kontraktor, konsultan, dan tim teknis Jakpro yang bekerja dengan standar keselamatan konstruksi ketat, meski beroperasi di tengah lingkungan urban yang kompleks.
Baca Juga: Pramono Tegas Bantah Isu Calo Tiket Planetarium, Dirut Jakpro Diminta Tanggung Jawab
"Pekerjaan erection PCU Girder pada proyek LRT Jakarta Fase 1B ini memang menjadi tantangan yang cukup kompleks, khususnya pada area kerja untuk mobilisasi alat berat, namun berkat kerjasama dan koordinasi yang baik dengan semua elemen proyek, pekerjaan tersebut dapat berjalan lancer dan aman," ucap Ramdani dalam keterangannya, Selasa, 9 Juni 2026.
Dalam rangka memperkuat identitas kawasan dan kemudahan navigasi bagi pengguna nantinya, terdapat pembaruan nama pada dua titik pemberhentian dalam jaringan LRT Jakarta Fase 1B.
Stasiun yang sebelumnya dikenal dengan nama Stasiun Pramuka BPKP kini menggunakan nama Stasiun Pramuka, menyederhanakan identifikasi stasiun dan menyelaraskannya dengan nama kawasan sekitar. Sementara itu, Stasiun Pasar Pramuka hadir dengan nama baru sebagai Stasiun Kayu Manis, merefleksikan nama kelurahan dan kawasan historis di sekitar lokasi stasiun yang lebih akurat secara geografis.
Baca Juga: Sahrin Hamid, Ketum Partai Bikinan Anies Baswedan Mundur dari Komisaris Jakpro
LRT Jakarta Fase 1B bukan sekadar proyek infrastruktur transportasi ia merupakan bagian dari cetak biru transformasi Jakarta sebagai kota yang berkelanjutan, terhubung, dan kompetitif di panggung global. Perpanjangan rute hingga Stasiun Manggarai akan menciptakan simpul integrasi multimoda baru di Jakarta yang menghubungkan LRT Jakarta, KRL Commuter Line, TransJakarta, dan KA Bandara.
Konektivitas Velodrome-Manggarai akan memangkas waktu tempuh secara signifikan bagi jutaan warga yang bergerak melintasi koridor utara, timur, dan tengah Jakarta, sekaligus menjadi katalis pertumbuhan transit-oriented development (TOD) dan perkembangan ekonomi di sepanjang jalur tersebut.
Proyek LRT Jakarta Fase 1B. (Jakpro)