Ntvnews.id, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan menyatakan komitmennya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui percepatan layanan regulasi dan penguatan ekosistem investasi di sektor obat dan makanan tanpa mengabaikan aspek keamanan serta perlindungan masyarakat.
“Kami ingin memastikan industri obat dan makanan nasional tumbuh sehat, kompetitif, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional,” kata Kepala BPOM Taruna Ikrar di Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Taruna Ikrar sebagai respons terhadap Rapat Paripurna DPR RI terkait penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027.
Baca Juga: BPOM Dorong Kolaborasi dan Penguatan Regulasi Vaksin di World Health Assembly ke-79
Menurut Taruna, BPOM telah melakukan berbagai transformasi layanan untuk mendukung iklim investasi nasional. Langkah tersebut meliputi percepatan evaluasi registrasi produk, digitalisasi layanan perizinan, simplifikasi regulasi, hingga pendampingan bagi industri dan pelaku usaha.
Pendampingan tersebut mencakup sektor farmasi, pangan olahan, kosmetik, obat tradisional, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia menilai transformasi layanan yang dilakukan BPOM sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar lembaga pemerintah mampu menciptakan birokrasi yang efektif dan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: BPOM Kembali Raih Predikat “Sangat Memuaskan” pada Anugerah Kearsipan Nasional 2026
“BPOM tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga hadir sebagai enabler bagi dunia usaha. Dengan regulasi yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel, kami berharap investasi di sektor obat dan makanan, termasuk kosmetik, semakin meningkat serta mampu membuka lapangan kerja dan memperkuat daya saing Indonesia,” ucapnya.
BPOM berharap percepatan layanan dan penyederhanaan regulasi dapat menciptakan iklim usaha yang sehat sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional di pasar global.
(Sumber: Antara)
Kepala BPOM Taruna Ikrar. ANTARA/Mecca Yumna Ning Prisie) (Antara)