Trump Ungkap Ada Kemajuan Positif dalam Pembicaraan dengan Iran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Mei 2026, 10:35
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara kepada pers di Gedung Putih, Washington D.C., Amerika Serikat 1 Mei 2026.(ANTARA/Anadolu/pri) Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara kepada pers di Gedung Putih, Washington D.C., Amerika Serikat 1 Mei 2026.(ANTARA/Anadolu/pri) (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan adanya perkembangan yang dinilainya sangat positif dalam pembicaraan dengan Iran. Situasi tersebut menjadi alasan di balik keputusan Washington menunda rencana serangan militer terhadap republik Islam itu.

Trump mengungkapkan para sekutu Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah memberi sinyal bahwa kesepakatan dengan Iran semakin dekat dan diyakini dapat mencegah Teheran memiliki senjata nuklir.

"Ini adalah perkembangan yang sangat positif, tetapi kita akan lihat apakah itu akan menghasilkan sesuatu atau tidak," kata Trump dalam sebuah acara di Gedung Putih, seperti dilansir dari AFP, Selasa, 19 Mei 2026.

Sebelumnya, Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat menunda serangan terhadap Iran yang sedianya dilancarkan pada Selasa waktu setempat. Keputusan itu diambil setelah adanya permintaan dari Emir Qatar, Tamim bin Hamad Al Thani, Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, serta Presiden Uni Emirat Arab, Mohamed bin Zayed Al Nahyan.

Baca Juga: Rombongan Trump Buang Barang Pemberian China Usai Pertemuan dengan Xi Jinping

Dilansir Al Jazeera, Trump menyebut para pemimpin negara Teluk tengah menjalankan negosiasi serius yang menurutnya berpotensi diterima oleh Amerika Serikat.

"Bahwa negosiasi serius sedang berlangsung, dan bahwa, menurut pendapat mereka, sebagai Pemimpin dan Sekutu yang Hebat, sebuah Kesepakatan akan dibuat, yang akan sangat dapat diterima oleh Amerika Serikat, serta semua Negara di Timur Tengah, dan sekitarnya," kata Trump melalui platform Truth Social miliknya.

"Kesepakatan ini akan mencakup, yang terpenting, TIDAK ADA SENJATA NUKLIR UNTUK IRAN!" tambahnya.

Ilustrasi - Bendera Iran. (ANTARA/Anadolu/py.) <b>(Antara)</b> Ilustrasi - Bendera Iran. (ANTARA/Anadolu/py.) (Antara)

Trump juga menegaskan dirinya telah memerintahkan jajaran pertahanan AS untuk tidak melancarkan serangan terhadap Iran untuk sementara waktu. Meski begitu, militer tetap diminta bersiaga apabila kesepakatan tidak tercapai.

"Berdasarkan rasa hormat saya kepada para Pemimpin yang disebutkan di atas, saya telah menginstruksikan Menteri Perang, Pete Hegseth, Ketua Kepala Staf Gabungan, Jenderal Daniel Caine, dan Militer Amerika Serikat, bahwa kita TIDAK akan melakukan serangan terjadwal ke Iran besok (Selasa, red), tetapi telah menginstruksikan mereka lebih lanjut untuk bersiap melakukan serangan skala besar ke Iran, kapan saja, jika kesepakatan yang dapat diterima tidak tercapai," kata dia.

TERKINI

Load More
x|close