Heboh Isu Jawa Barat Ganti Nama Jadi Tatar Sunda, Pemprov Jabar Buka Suara

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Mei 2026, 08:50
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Tampak Depan Pusat Pemerintahan Jawa Barat, Gedung Sate Tampak Depan Pusat Pemerintahan Jawa Barat, Gedung Sate (Pinterest)

Ntvnews.id, Jakarta - Isu soal pergantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda ramai beredar di media sosial usai digelarnya perayaan Milangkala Tatar Sunda. Menanggapi polemik tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa kegiatan itu sama sekali bukan bagian dari upaya mengubah nama resmi provinsi.

Perayaan Hari Tatar Sunda sendiri diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan budaya, salah satunya kirab budaya yang mengarak mahkota Binokasih ke sejumlah daerah di Jawa Barat. Tradisi tersebut disebut sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali nilai sejarah dan budaya Sunda yang telah berkembang sejak masa kerajaan Sunda.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Mas Adi Komar, memastikan bahwa nama Provinsi Jawa Barat tetap berlaku secara resmi dan tidak mengalami perubahan apa pun. Menurutnya, istilah Tatar Sunda dalam perayaan tersebut lebih merujuk pada identitas budaya dan wilayah historis masyarakat Sunda, bukan berkaitan dengan administrasi pemerintahan.

Baca Juga: Machika Luna Debut Lewat “Kupu Lucuku”, Anthem Cinta Pertama yang Siap Kuasai Playlist Gen Z

"Tidak ada yang mengarah ke sana. Saya pikir kalau nama Provinsi Jawa Barat masih ada dalam undang-undang ya. Untuk saat ini kan kita di Milangkala Tatar Sunda ini unsur budaya dan teritorial historis ya, tentang kerajaan Sunda dan lain-lain. Jadi, tidak berkaitan dengan wilayah administratif," kata Adi di Bandung, Minggu (17/5).

Adi menjelaskan, Milangkala Tatar Sunda digelar sebagai bentuk penguatan kesadaran masyarakat terhadap sejarah dan warisan budaya Sunda yang telah tumbuh ratusan tahun di wilayah Jawa Barat. Karena itu, kegiatan tersebut difokuskan pada pengenalan nilai historis dan budaya kesundaan.

Ia juga menegaskan bahwa penetapan Hari dan Milangkala Tatar Sunda tidak dilakukan secara sembarangan. Sebelum ditetapkan, pemerintah lebih dulu melakukan kajian akademis yang melibatkan kalangan akademisi hingga akhirnya ditetapkan melalui keputusan gubernur.

Baca Juga: Cek Fakta: Menkeu Purbaya Mempersilakan Investor Cari Negara Lain

"Di awal, ada kajian secara akademis oleh akademisi. Milangkala Tatar Sunda ini disampaikan mengangkat historis kesundaan, dan sudah ditetapkan melalui Keputusan Gubernur juga, untuk penetapannya pada 18 Mei," ucapnya.

Di tengah ramainya isu pergantian nama Jawa Barat menjadi Tatar Sunda, Pemprov Jabar juga memastikan peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat tetap berjalan seperti biasa setiap 19 Agustus sesuai aturan yang berlaku.

"Tetap ada ketentuan yang mengaturnya. Jadi, tetap bisa dikatakan tanggal 19 Agustus, kita mungkin nanti menunggu kajian lebih lanjut untuk tahun depan," tutur Adi.

x|close