Ntvnews.id, Paris - Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan keprihatinannya atas serangan terhadap sejumlah kapal, termasuk kapal milik perusahaan Prancis, di Selat Hormuz. Pernyataan itu disampaikan Macron saat berbicara dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Dilansir dari AFP, Kamis, 7 Mei 2026, Macron menilai serangan terhadap infrastruktur sipil Uni Emirat Arab dan kapal-kapal di sekitar Selat Hormuz sebagai tindakan yang tidak bisa dibenarkan.
"Saya menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi yang terus berlangsung dan mengecam serangan yang tidak dapat dibenarkan terhadap infrastruktur sipil UEA dan sejumlah kapal," tulisnya di media sosial X usai pembicaraan dengan Pezeshkian.
Sebelumnya, sebuah kapal milik perusahaan pelayaran Prancis menjadi sasaran serangan di Selat Hormuz. Serangan yang belum diketahui pelakunya itu menyebabkan kerusakan pada kapal dan melukai beberapa awak.
Perusahaan pelayaran CMA CGM melaporkan salah satu kapalnya diserang saat melintas di jalur perairan strategis yang terdampak konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Menurut laporan perusahaan, insiden terjadi pada Selasa, 5 Mei 2026 waktu setempat.
"Kapal CMA CGM San Antonio menjadi target serangan kemarin saat melintasi Selat Hormuz, yang mengakibatkan cedera pada beberapa awak kapal dan memicu kerusakan pada kapal," demikian pernyataan CMA CGM pada Rabu, 6 Mei 2026.
Perusahaan tersebut menyebut para awak yang mengalami luka telah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapal berbendera Malta itu diserang sehari setelah Presiden AS Donald Trump meluncurkan operasi militer bernama “Project Freedom” untuk mengawal kapal-kapal keluar dari Selat Hormuz.
Namun dalam pernyataan terbaru pada Selasa, 5 Mei 2026 Trump mengatakan penghentian sementara Project Freedom dilakukan sebagai bagian dari upaya mencapai kesepakatan dengan Iran guna mengakhiri perang.
Presiden Prancis Emmanuel Macron berbicara di pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Selasa, 20 Januari 2026. (ANTARA/Xinhua/Lian Yi/aa) (Antara)