Ntvnews.id, Taheran - Kebakaran hebat melanda sebuah pusat perbelanjaan di dekat ibu kota Iran, Teheran, dan menyebabkan sedikitnya delapan orang meninggal dunia serta 36 lainnya mengalami luka-luka.
Dilansir dari Al Arabiya, Kamis, 7 Mei 2026 , kebakaran mulai terjadi pada Selasa, 5 Mei 2026 waktu setempat di pusat perbelanjaan Arghavan yang berada di kota Andisheh.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Televisi pemerintah IRIB menyebut otoritas setempat tengah melakukan penyelidikan.
Rekaman yang ditayangkan televisi memperlihatkan petugas pemadam kebakaran berupaya menjinakkan kobaran api besar, sementara asap hitam pekat membubung dari gedung bertingkat tersebut.
Menurut pejabat setempat, kompleks perbelanjaan itu memiliki lebih dari 250 unit komersial dan sekitar 50 unit perkantoran.
Kantor Kejaksaan Umum dan Revolusioner Shahriar juga meminta penyelidikan menyeluruh guna mengidentifikasi kemungkinan pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Rumah dan Ruko di Kalideres, Diduga Akibat Korsleting
Selain itu, kantor kejaksaan dikabarkan telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap kontraktor bangunan pusat perbelanjaan tersebut.
Insiden kebakaran memang cukup sering terjadi di Iran, meski jarang menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Pada Juni 2020, ledakan besar akibat tabung gas yang terbakar di sebuah klinik di wilayah utara Teheran menyebabkan sedikitnya 19 orang tewas.
Sementara pada Januari 2017, kebakaran di Plasco Building yang merupakan pusat perbelanjaan 15 lantai di Teheran menewaskan sedikitnya 22 orang, termasuk 16 petugas pemadam kebakaran.
Sejauh ini tidak ada indikasi bahwa kebakaran terbaru tersebut berkaitan dengan konflik Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Saat ini, Iran dan Amerika Serikat masih berada dalam masa gencatan senjata yang rapuh selama sekitar tiga pekan terakhir.
Ilustrasi kebakaran. (Ist/Net) (A) (Antara)