Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Iran mengeksekusi dua pria yang dituduh terlibat dalam aktivitas spionase untuk Israel, termasuk pengumpulan informasi sensitif di sekitar fasilitas nuklir Natanz, yang terletak di Provinsi Isfahan, Iran tengah.
Menurut laporan media pemerintah Iran, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (2/5/2026), kedua pria tersebut, yakni Yaghoub Karimpour dan Nasser Bakarzadeh, dihukum gantung setelah dinyatakan bersalah oleh pengadilan atas tuduhan bekerja sama dengan badan intelijen Israel, Mossad.
Pihak kehakiman Iran menyebut Karimpour terbukti memberikan informasi rahasia kepada seorang agen Mossad.
Sementara itu, Bakarzadeh dituduh mengumpulkan data penting terkait tokoh pemerintah dan agama, serta sejumlah lokasi strategis, termasuk area di sekitar fasilitas nuklir Natanz.
Media oposisi Iran International juga melaporkan, eksekusi terhadap kedua pria tersebut telah dilaksanakan.
Iran diketahui kerap menjatuhkan hukuman mati kepada individu yang dituduh melakukan spionase.
Namun, dalam banyak kasus, otoritas tidak secara terbuka memaparkan bukti yang mendukung tuduhan tersebut.
Ilustrasi. Bendera Iran. (Foto: Reuters)