Purbaya Percepat Belanja Negara, Realisasi Capai Rp493,8 T hingga Februari 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Mar 2026, 16:37
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewaa mencatat belanja negara mencapai Rp493,8 triliun hingga akhir Februari 2026 atau tumbuh 41,9 persen secara year on year (yoy).

Purbaya menjelaskan bahwa realisasi APBN hingga 28 Februari 2026 menunjukkan kinerja fisikal yang tetap kuat dan terjaga, dengan pendapatan negara yang tumbuh positif serta belanja negara yang terakselerasi untuk mendukung aktivitas ekonomi.

"Jadi belanja tahun ini memang kita percepat supaya ekonominya didorong dari sisi fiskal sejak awal tahun sampai akhir tahun secara lebih merata dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya," ucap Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita, Rabu 11 Maret 2026.

Sementara dari sisi pendapatan negara hingga 28 Februari 2026 mencapai Rp358 triliun atau sekitar 12,8 persen dari target pendapatan negara sepanjang tahun ini.

Baca juga: Purbaya Ngaku Dimaki Netizen di TikTok saat Rupiah Anjlok: Menkeu Kerjanya Apa?

Baca juga: Dua Bulan Pertama 2026, Purbaya Lapor APBN Defisit Rp135,7 Triliun

"Penerimaan perpajakan mencapai Rp290 triliun, tumbuh 20,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," jelas Purbaya.

Dalam hal ini, pendapatan negara berasal dari penerimaan pajak sebesar Rp245,1 triliun triliun, kepabeanan dan cukai sebesar 44,9 triliun, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp68 triliun.

Bendahara Negara menegaskan optimismenya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai angka 6 persen pada tahun 2026.

"Secara keseluruhan kombinasi pendapatan negara yang tumbuh positif belanja yang terakselerasi untuk mendorong ekonomi setelah defisit yang tetap terkendali menunjukkan bahwa APBN terus berperan optimal sebagai instrumen stabilisasi sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi nasional," tandasnya.

x|close