Beli Rumah Kini Lebih Mudah! Danantara Hadirkan Layanan Pembiayaan Terintegrasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Agu 2026, 13:08
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip - CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (6/8/2026) Arsip - CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (6/8/2026) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bergerak aktif memperluas akses kepemilikan rumah pertama bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan Pembeli Rumah Pertama (first-time homebuyers), lewat penyediaan pilihan hunian serta skema pembiayaan yang terintegrasi.

CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa calon pembeli dari kalangan Generasi Z kini membutuhkan sarana yang praktis untuk membandingkan unit hunian sekaligus mengakses informasi pembiayaan yang presisi sesuai batas kemampuan finansial mereka.

"Kami ingin menghadirkan ekosistem yang memudahkan masyarakat memiliki rumah. Dalam satu tempat, calon pembeli dapat melihat berbagai pilihan hunian sekaligus memperoleh akses ke alternatif pembiayaan yang sesuai dengan kemampuan finansial mereka," kata Rosan dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Sabtu, 8 Agustus 2026.
 

Rosan menilai langkah ini krusial mengingat kendala kepemilikan rumah saat ini tak sekadar dipicu ketersediaan unit, melainkan juga kerumitan dalam menggali informasi, membandingkan opsi proyek, hingga memilih skema cicilan.

Guna mewujudkan ekosistem tersebut, Danantara siap menggelar perhelatan Danantara Housing Expo 2026 pada 27–30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK, Jakarta. Ajang ini bakal menyajikan lebih dari 200.000 pilihan hunian yang diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) maupun non-MBR.

Pengunjung expo dapat berkonsultasi langsung dengan para pengembang, bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), hingga perbankan syariah untuk melakukan simulasi kredit. Berbagai kemudahan pembayaran pun ditawarkan, mulai dari uang muka (DP) mulai 1 persen, suku bunga atau margin ringan mulai 2,75 persen, tenor panjang hingga 30 tahun, serta opsi angsuran bertahap.

"Rumah-rumah tersebut juga dirancang agar dapat dibeli masyarakat dengan suku bunga yang lebih menarik serta mekanisme pembayaran yang lebih baik," jelas Rosan.
 

Inisiatif ini turut dilatarbelakangi oleh pergeseran profil finansial anak muda di Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2025 mencatat ada sekitar 81 juta anak muda di Tanah Air yang belum memunyai rumah pribadi. Di sisi lain, survei Deloitte tahun 2026 menunjukkan hampir 30 persen Generasi Z mengandalkan pekerjaan sampingan (side hustle), yang membuktikan makin beragamnya sumber pendapatan mereka.

Dinamika dan diversifikasi pendapatan generasi muda inilah yang menurut Rosan harus direspons lewat mekanisme pembiayaan yang fleksibel dan adaptif. Untuk itu, Danantara memacu kolaborasi solid antara BUMN sektor properti, perbankan Himbara, lembaga pembiayaan, serta pengembang guna memangkas birokrasi pembelian rumah.

"Kolaborasi lintas sektor ini menjadi penting agar masyarakat tidak lagi dihadapkan pada proses yang rumit ketika ingin memulai langkah memiliki rumah pertama," pungkas Rosan.
 
 
(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close