Purbaya Ngaku Dimaki Netizen di TikTok saat Rupiah Anjlok: Menkeu Kerjanya Apa?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Mar 2026, 16:15
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN Kita Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN Kita (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pengalamannya dimaki oleh netizen di TikTok setelah nilai tukar rupiah sempat melemah hingga menembus level Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Purbaya menjelaskan, pelemahan rupiah bukan hanya terjadi pada Indonesia, tetapi juga dialami oleh banyak negara lain akibat dinamika global, termasuk konflik yang terjadi di Iran.

"Kita lihat kita terdepresi, rupiahnya terdepresiasinya sebesar, terdepresiasinya sebesar 0,3 persen. Jauh lebih baik dengan mata uang negara-negara di sekeliling kita, mungkin Malaysia 0,5, Thailand 1,6, dan lain-lain. Jadi kita masih lumayan," ucap Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita, Rabu 11 Maret 2026.

Menurutnya, jika dilihat dari persentase pelemahan kondisi rupiah masih relatif lebih baik dibandingkan beberapa negara lainnya.

Baca juga: Dua Bulan Pertama 2026, Purbaya Lapor APBN Defisit Rp135,7 Triliun

"Jadi bukan lihat nilai ekonomi saja, tapi kita lihat berapa dampak perlemahannya. Dari situ sih kita masih lumayan," ungkapnya.

Bendahara Negara mengaku sempat dimaki-maki di media social setelah rupiah melemah hingga level Rp17.000 per dolar AS.

"Di TikTok saya dimaki-maki orang hei Pak Purbaya, Menteri Keuangan kerjanya apa saja lu, tuh rupiah liatin," papar Purbaya.

"Kalau kita menilai harus dengan fair apa yang terjadi, dibandingkan juga dengan seluruh negara di dunia seperti apa, kita masih oke. Artinya kita masih dianggap menjaga kebijakan fiskal dan moneter yang baik dan fondasi ekonomi kita baik," lanjutnya.

Baca juga: Rupiah Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS, Purbaya Pastikan Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat

Purbaya pun optimis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan naik lagi ke level tertinggi.

"Kalau ekonominya, fondasinya baik terus, otomatis pelan-pelan saham akan naik lagi ke level yang lebih baik dari sekarang," tandasnya.

x|close