Ntvnews.id, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Selasa, 3 November 2026.
Berdasarkan data RTI Business, IHSG dibuka menguat di level 5.126.
Indeks sempat menyentuh level tertinggi 5.143,582 sebelum berbalik melemah hingga menyentuh posisi terendah 5.049,179.
Namun, IHSG turun 46,304 poin atau 0,91 ersen ke level 5.050 pada pukul 09.56 WIB.
Tekanan jual terlihat mendominasi perdagangan pagi ini. Tercatat sebanyak 370 saham melemah, sementara 189 saham menguat dan 143 saham bergerak tidak berubah.
Baca juga: Proyeksi IHSG Selasa 3 November 2026 dan Rekomendasi Saham, Ada BBRI dan PGEO
Adapun total volume transaksi tercatat mencapai 6,186 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp2,312 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 373.040 kali transaksi.
Ditengah perlemahan tersebut, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa, 3 November 2026.
MNC Sekuritas dalam kajiannya memproyeksikan IHSG masih memiliki ruang untuk menguat menuju level 5.456–5.564, seiring munculnya volume pembelian pada perdagangan sebelumnya.
"IHSG masih berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [v] pada label hitam, sehingga berpeluang menguat menuju 5.456–5.564," tulis MNC Sekuritas.
Baca juga: IHSG Loyo di Awal November, Dibuka Melemah ke Level 5.038
Namun, investor tetap perlu mencermati skenario terburuk atau worst case diperkirakan IHSG berpotensi berbalik terkoreksi apabila menembus level 4.907.
Adapun level support IHSG berada di 5.012 dan 4.907. Sementara itu, level resistance berada di 5.328 dan 5.460.
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menurun di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Antara)