Sudaryono Temui Menkeu Purbaya, Evaluasi Anggaran dan Penerima MBG

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Agu 2026, 11:40
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono melakukan pertemuan perdana secara resmi dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Jumat 28 Agustus 2026. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono melakukan pertemuan perdana secara resmi dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Jumat 28 Agustus 2026. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)


Ntvnews.id
, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono melakukan pertemuan perdana secara resmi dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Jumat 28 Agustus 2026.

Adapun pertemua tersebut membahas sinkronisasi pengelolaan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG), mulai dari pelaksanaan anggaran tahun 2026 hingga anggaran untuk 2027.

Sudaryono, pembahasan tidak hanya berfokus pada pelaksanaan anggaran MBG pada tahun berjalan, tetapi juga mengevaluasi sisa anggaran 2026 serta mempersiapkan kebutuhan anggaran program untuk tahun depan.

"Tentu saja kan koordinasi dengan Kementerian Keuangan wajib ya, apakah anggaran tahun depan, apakah pelaksanaan anggaran tahun ini, sisa anggaran," ucap Sudaryono, Jumat 28 Agustus 2026.

Baca juga: BGN Tegaskan Tujuan Guru Dilibatkan Cicipi MBG untuk Edukasi

Sudaryono menegaskan pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya BGN menyelaraskan pengelolaan anggaran MBG dengan Kementerian Keuangan.

"Intinya kita ingin sinkronisasi semua lah. Saya kira ini kolaborasi. Pemerintah ini kan semua Kementerian saling kolaborasi, enggak ada sekat-sekat," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut turut membahas kebutuhan anggaran MBG untuk 2027.

Pria yang akrab disapa Mas Dar itu menyebut anggaran program MBG untuk tahun depan telah ditetapkan sebesar Rp240 triliun.

Menurutnya BGN perlu memastikan penggunaan dana program berjalan sesuai dengan perencanaan, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga: BGN Tangguhkan 463 SPPG 10 Hari Guna Lakukan Verifikasi Lapangan

"Ini semua juga saya kira perlu enggak bisa kita kerja sendiri. Harus ada kolaborasi dengan Kementerian lain, khususnya yang ngelola uangnya yaitu Kementerian Keuangan," tandasnya.

HIGHLIGHT

x|close