BGN Tegaskan Tujuan Guru Dilibatkan Cicipi MBG untuk Edukasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Agu 2026, 23:02
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan penjelasan selepas rapat terbatas membahas perbaikan tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) di Jakarta, Rabu (26/8/2026 Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan penjelasan selepas rapat terbatas membahas perbaikan tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) di Jakarta, Rabu (26/8/2026 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta  -Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan bahwa pelibatan guru dalam mencicipi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan untuk memastikan keamanan pangan sekaligus menjadi sarana edukasi karakter bagi para siswa.

Pria yang akrab disapa Mas Dar tersebut menjelaskan, keterlibatan guru bukan merupakan tugas tambahan yang membebani, melainkan bagian dari proses pembelajaran di luar kelas.

"Bukan yang mencicipi itu guru saja, melainkan dari barang (MBG) yang sudah matang, itu sudah dicicipi mulai dari pengawas gizi mencicip, asisten lapangan (aslap) mencicip. PIC (penanggung jawab) sekolah juga mendapatkan insentif untuk mencicip, baru kemudian dibagikan omprengnya ke semua siswa, termasuk guru mendapatkan makanan, tujuannya edukasi. Cuci tangan, berdoa, antre, jadi ada pendidikan karakter," katanya dalam kanal resmi Sudaryono yang dikutip dari Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026.

Ia menambahkan, kehadiran guru saat menyantap menu MBG berfungsi mendampingi anak didik dalam memahami pentingnya nutrisi serta menanamkan kebiasaan hidup sehat.

"Jadi, guru itu bisa menjelaskan protein manfaatnya apa, karbohidrat apa, mengapa ada sayur, dan lain sebagainya," ujar dia.

Selain fokus pada edukasi dan keamanan di lingkungan sekolah, BGN juga menyiapkan skema penanganan darurat saat terjadi situasi kahar. BGN mengonfirmasi telah berkoordinasi dengan satuan tugas bencana dan pemerintah daerah guna mengatur penyaluran MBG saat aktivitas belajar di sekolah diliburkan akibat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Melalui sinergi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) atau dapur MBG diarahkan untuk menyusun mekanisme teknis penyerahan makanan langsung ke siswa.

"Itu kita tertibkan dengan mekanisme koordinasi yang juga melibatkan kepala sekolah hingga orang tua siswa," kata Sudaryono selepas rapat terbatas bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan di Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2026.

 
(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close